• KISAH

Teladan Nabi Syuaib AS dalam Menegakkan Keadilan Ekonomi

Yahya Sukamdani | Rabu, 09/09/2026
Teladan Nabi Syuaib AS dalam Menegakkan Keadilan Ekonomi Ilustrasi suasana perdagangan di pelabuhan

Terasmuslim.com - Nabi Syu`aib `alaihissalam diutus oleh Allah Subhanahu wa Ta`ala untuk membimbing kaum Madyan yang menyembah pohon serta mempraktikkan kecurangan dagang.

Kaum Madyan dikenal luas sebagai masyarakat pedagang yang sering mengurangi timbangan dan takaran demi meraih keuntungan sepihak.

Allah merakam ajakan dakwah beliau dalam Surah Hud ayat 84: "Dan kepada kaum Madyan, Kami utus saudara mereka Syu`aib. Ia berkata: Wahai kaumku, sembahlah Allah, tidak ada Tuhan bagimu selain Dia."

Dakwah Nabi Syu`aib tidak hanya berfokus pada ketauhidan Murni, melainkan juga menyasar perbaikan moral dan etika muamalah di pasar.

Seruan keadilan transaksi ini ditegaskan kembali dalam Surah Al-A`raf ayat 85 agar masyarakat Madyan menyempurnakan takaran dan tidak merugikan orang lain.

Gaya bahasa beliau yang sangat lembut, santun, dan penuh hikmah membuat beliau mendapat julukan Khatibul Anbiya atau penceramah para nabi.

Rasulullah Shallallahu `alaihi wa sallam pernah bersabda mengenai beliau: "Dialah Syu`aib, juru bicara para nabi karena kefasihan dan keindahan tutur katanya dalam berdakwah." (HR. Al-Hakim).

Sayangnya, mayoritas pemuka Madyan yang sombong justru menolak ajakan tersebut dan menuduh Nabi Syu`aib sebagai orang yang terkena sihir.

Mereka bahkan mengancam akan mengusir Nabi Syu`aib beserta para pengikutnya yang beriman jika tidak kembali kepada ajaran nenek moyang.

Nabi Syu`aib tetap teguh berdiri membela kebenaran seraya menegaskan bahwa beliau hanya ingin melakukan perbaikan sekuat kemampuannya.

Keteguhan sikap beliau tercatat dalam Surah Hud ayat 88: "Aku tidak bermaksud kecuali mendatangkan perbaikan selama aku masih sanggup."

Setelah berbagai peringatan dan seruan dakwah diabaikan, ancaman azab Allah akhirnya datang menimpa kaum yang membangkang tersebut.

Allah menghancurkan kaum Madyan dengan gempa dahsyat serta sambaran awan panas yang memusnahkan mereka di dalam rumah masing-masing.

Peristiwa kehancuran Madyan diabadikan dalam Surah Ash-Shu`ara ayat 189 sebagai pelajaran abadi tentang akibat buruk dari kecurangan ekonomi.

Kisah Nabi Syu`aib `alaihissalam memberikan pelajaran berharga bagi umat Islam modern untuk selalu menjaga kejujuran dan integritas dalam dunia bisnis.