Ilustrasi banyak harta tapi susah
Terasmuslim.com - Perburuan harta kekayaan kerap kali membuat sebagian manusia menghalalkan segala cara tanpa mempedulikan batasan halal dan haram.
Memperoleh harta dari sumber yang tidak berkah seperti riba, korupsi, maupun penipuan hanya akan membawa bencana bagi kehidupan pemiliknya.
Efek langsung yang dirasakan oleh pemilik harta haram adalah lahirnya kegelisahan jiwa dan rasa tidak tenang yang terus membayangi.
Secara syariat, keberkahan yang dicabut oleh Allah SWT menjadikan harta sebanyak apa pun terasa selalu kurang dan memicu kecemasan.
Allah SWT telah mengingatkan bahaya harta haram ini melalui firman-Nya dalam Surah Al-Baqarah ayat 276 bahwa Allah memusnahkan riba dan menyuburkan sedekah.
Kehancuran harta yang tidak berkah dapat terjadi secara tiba-tiba melalui cara yang tidak terduga sebagai bentuk peringatan Ilahi.
Rasulullah SAW juga mengingatkan dalam hadist riwayat Muslim bahwa tubuh yang tumbuh dari makanan haram maka neraka adalah tempat yang paling layak baginya.
Hadist tersebut menegaskan bahwa harta haram tidak hanya merusak kedamaian di dunia tetapi juga menghancurkan keselamatan di akhirat.
Setiap Muslim hendaknya menyadari bahwa kejujuran dalam mencari nafkah merupakan pilar utama keselamatan diri dan keluarga.
Di Indonesia, pemerintah melarang keras tindakan perolehan harta secara tidak sah melalui regulasi Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).
Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 secara tegas mengatur sanksi pidana dan penyitaan aset bagi siapa saja yang memperoleh harta dari hasil kejahatan.
Pemerintah melalui lembaga penegak hukum berwenang merampas kembali harta tidak sah tersebut untuk dikembalikan kepada negara atau korban.
Regulasi hukum positif di Indonesia ini sangat sejalan dengan prinsip syariat Islam yang melarang keras kepemilikan harta secara batil.
Penyitaan harta secara paksa oleh negara menjadi bukti nyata bagaimana harta tidak berkah dapat hilang sekejap mata di dunia.
Oleh karena itu, menjaga kesucian rezeki dengan mengutamakan kehalalan adalah kunci utama untuk meraih ketenangan hidup yang sejati.