Ilustrasi foto memenuhi panggilan adzan
Terasmuslim.com - Panggilan azan merupakan bentuk kasih sayang Allah SWT agar manusia sejenak melupakan kesibukan duniawi.
Namun, tidak jarang kita merasa bahwa tenggat waktu pekerjaan jauh lebih mendesak daripada panggilan ibadah tersebut.
Allah SWT secara tegas mengingatkan bahaya kelalaian ini dalam Surah An-Nur ayat 37.
Ayat tersebut memuji "Laki-laki yang tidak dilalaikan oleh perdagangan dan jual beli dari mengingat Allah dan mendirikan shalat."
Ketika kita mendahulukan pekerjaan, kita kerap lupa bahwa rezeki dan kesuksesan sebenarnya berada di tangan Allah SWT.
Menunda shalat demi urusan pekerjaan justru dapat mencabut keberkahan dari hasil usaha yang kita kerjakan.
Rasulullah SAW bersabda dalam hadis riwayat Tirmidzi, "Amalan yang pertama kali dihisab dari seorang hamba pada hari kiamat adalah shalatnya."
Jika shalat kita terabaikan, maka amal pekerjaan duniawi yang kita banggakan tidak akan memberikan pertolongan di akhirat.
Setan senantiasa membisikkan rasa takut rugi agar kita terus menunda-nunda waktu untuk menghadap Sang Pencipta.
Padahal, menyegerakan shalat di awal waktu merupakan salah satu amalan yang paling dicintai oleh Allah SWT (HR. Bukhari).
Dalam Surah Al-Jumu`ah ayat 9, Allah SWT juga menyeru hamba-Nya untuk segera mengingat Allah dan meninggalkan jual beli.
Pekerjaan yang kita tinggalkan sejenak untuk shalat tidak akan terbengkalai, justru Allah SWT akan memberikan kemudahan.
Memenuhi panggilan azan tepat waktu mengajarkan disiplin, manajemen waktu yang baik, dan ketenangan dalam bekerja.
Mari kita latih diri untuk langsung menghentikan segala aktivitas pekerjaan begitu mendengar panggil panggil azan berkumandang.
Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan keberkahan pada rezeki dan pekerjaan kita yang selalu diiringi dengan ketaatan.