• KEISLAMAN

Ketika Harta Menjadi Jembatan Menuju Jannah-Nya

Yahya Sukamdani | Senin, 08/06/2026
Ketika Harta Menjadi Jembatan Menuju Jannah-Nya Ilustrasi foto pamer harta di sosial media

Terasmuslim.com - Kekayaan sering kali dipandang sebagai ujian berat yang bisa melalaikan manusia dari mengingat Penciptanya.

Namun, di tangan orang yang beriman, harta justru berubah menjadi sarana terbaik untuk menolong agama Allah.

Islam tidak pernah melarang umatnya menjadi kaya raya, asalkan sumber dan pemanfataannya berada di jalan yang benar.

Allah SWT telah menegaskan pentingnya berjuang dengan harta melalui firman-Nya dalam Al-Qur`an.

"Berangkatlah kamu baik dalam keadaan merasa ringan maupun berat, dan berjihadlah kamu dengan harta dan jiwamu di jalan Allah." (QS. At-Taubah: 41).

Ayat ini menjadi bukti otentik bahwa harta adalah modal utama dalam mengokohkan syiar Islam di muka bumi.

Rasulullah SAW juga memberikan pujian khusus bagi orang kaya yang dermawan dalam sebuah hadist sahih.

"Tidak boleh bersikap hasad kecuali pada dua orang, salah satunya adalah orang yang Allah beri harta lalu dia habiskan di jalan kebenaran." (HR. Bukhari).

Sejarah mencatatkan betapa kedermawanan sahabat seperti Usman bin Affan dan Abdurrahman bin Auf mampu menyelamatkan dakwah Islam.

Mereka tidak menimbun kekayaan untuk kesenangan pribadi, melainkan membelanjakannya demi kejayaan umat.

Dalam konteks modern, menolong agama Allah dengan harta bisa diwujudkan melalui pembangunan pesantren, masjid, dan lembaga pendidikan.

Kekayaan juga bisa digunakan untuk mendanai dakwah digital, mencetak kitab suci, serta menyantuni anak yatim dan fakir miskin.

Ketika seorang Muslim menggunakan uangnya untuk menegakkan kebaikan, maka hartanya tidak akan pernah berkurang.

Janji Allah sangat jelas bahwa setiap kebaikan yang didanai dengan ikhlas akan dilipatgandakan pahalanya tanpa batas.

Mari jadikan setiap rupiah yang kita miliki hari ini sebagai saksi pembela kita di hadapan Allah kelak.