• KISAH

Tragedi Pasukan Bergajah

Yahya Sukamdani | Rabu, 15/04/2026
Tragedi Pasukan Bergajah Ilustrasi Kisah Pasukan Gajah Takluk oleh Burung dari Langit (Foto: Alsahwah)

Terasmuslim.com - Sejarah mencatat ambisi buta Abrahah, penguasa Yaman, yang merasa iri dengan kemuliaan Ka`bah di kota Makkah.

Beliau membangun gereja megah bernama Al-Qullais dengan tujuan memindahkan pusat ibadah bangsa Arab ke wilayahnya.

Karena keinginannya tidak tercapai, Abrahah mengerahkan pasukan besar dengan gajah-gajah perkasa untuk menghancurkan Baitullah.

Kedatangan pasukan ini menimbulkan ketakutan luar biasa bagi penduduk Makkah yang saat itu dipimpin oleh Abdul Muthalib.

Kakek Rasulullah SAW tersebut menyerahkan perlindungan Ka`bah sepenuhnya kepada Allah SWT sebagai pemilik sah rumah suci tersebut.

Ketika pasukan gajah mulai mendekat, gajah utama yang bernama Mahmud tiba-tiba berlutut dan enggan melangkah menuju Ka`bah.

Meskipun dipaksa dan dipukul, gajah tersebut tetap menolak untuk merusak bangunan suci yang dijaga oleh langit.

Dalam sekejap, langit Makkah berubah menjadi gelap karena kedatangan ribuan burung yang terbang berbondong-bondong.

Peristiwa besar ini diabadikan secara kekal oleh Allah SWT dalam Al-Qur`an melalui Surah Al-Fil.

Burung-burung yang dikenal sebagai Ababil tersebut membawa batu-batu panas yang berasal dari tanah yang terbakar atau Sijjil.

Setiap butir batu kecil yang dilemparkan tepat mengenai sasaran dan menembus tubuh pasukan Abrahah dengan seketika.

Al-Qur`an menggambarkan kondisi mereka setelah serangan itu layaknya daun-daun yang dimakan ulat dan hancur berantakan.

Kehancuran total pasukan bergajah ini menjadi bukti nyata bahwa Allah SWT tidak akan membiarkan kesucian Ka`bah dinodai.

Peristiwa ini terjadi pada tahun yang sama dengan kelahiran Nabi Muhammad SAW, sehingga dikenal sebagai Tahun Gajah.

Kisah ini menjadi pengingat bagi manusia bahwa kekuasaan makhluk tidak akan pernah bisa menandingi keagungan Sang Pencipta.