Ilustrasi foto sabar atas penyakit
Terasmuslim.com - Nabi Ayyub AS adalah sosok nabi yang dikenal memiliki kekayaan melimpah, keturunan banyak, dan kesehatan yang sempurna.
Allah SWT kemudian memberikan ujian bertubi-tubi dengan mengambil seluruh harta bendanya hingga beliau jatuh miskin secara mendadak.
Tak berhenti di situ, satu per satu anak-anak beliau wafat, meninggalkan luka mendalam bagi seorang ayah yang penyayang.
Puncaknya, beliau diberikan ujian berupa penyakit kulit yang sangat parah hingga membuat orang-orang di sekitarnya menjauh.
Berdasarkan riwayat, hanya istri setianya, Rahmah, yang tetap mendampingi di tengah pengucilan masyarakat selama belasan tahun.
Meskipun menderita sakit luar biasa, Nabi Ayyub AS sama sekali tidak pernah mengeluarkan kata-kata yang mengandung keluhan.
Beliau memegang prinsip kesabaran mutlak karena merasa malu meminta kesembuhan saat masa sehatnya jauh lebih lama.
Kisah ini diabadikan dalam Al-Qur`an sebagai pelajaran bahwa ujian adalah tanda cinta Allah untuk menaikkan derajat hamba-Nya.
Dalam Surah Al-Anbiya, Allah memuji beliau sebagai sebaik-baik hamba yang amat taat dan kembali kepada Rabb-nya.
Doa beliau yang sangat masyhur, "Ya Tuhanku, sesungguhnya aku telah ditimpa penyakit dan Engkau adalah Yang Maha Penyayang."
Satu hal yang luar biasa, beliau hanya mengadu kepada Allah tanpa pernah mempertanyakan keadilan takdir di hadapan manusia.
Setelah lolos dari ujian kesabaran yang sangat berat, Allah kemudian memerintahkan beliau untuk menghentakkan kaki ke bumi.
Dari hentakan kaki tersebut, muncul mata air mukjizat yang menjadi sarana penyembuh bagi segala penyakit lahir dan batinnya.
Allah tidak hanya memulihkan kesehatannya, tetapi juga mengembalikan harta dan keturunannya berlipat ganda sebagai ganjaran kesetiaan.
Nabi Ayyub AS menjadi simbol abadi bagi setiap jiwa yang sedang berjuang melawan rasa sakit dan keputusasaan.