• KEISLAMAN

Persiapan Terakhir Sebelum Ramadhan

Yahya Sukamdani | Kamis, 29/01/2026
Persiapan Terakhir Sebelum Ramadhan Ilustrasi Ramadhan (Foto: tribunnews)

Terasmuslim.com - Ramadhan bukan sekadar pergantian bulan, melainkan tamu agung yang membawa ampunan dan rahmat Allah. Karena itu, persiapan menyambut Ramadhan tidak cukup hanya dengan kesiapan fisik, tetapi harus dimulai dari kesiapan hati dan iman. Allah SWT berfirman: “Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa” (QS. Al-Baqarah: 183). Ayat ini menegaskan bahwa tujuan Ramadhan adalah takwa, bukan sekadar menahan lapar dan dahaga.

Persiapan terpenting sebelum Ramadhan adalah taubat yang sungguh-sungguh. Membersihkan dosa dan kesalahan menjadi langkah awal agar ibadah diterima Allah. Rasulullah SAW bersabda: “Setiap anak Adam pasti berbuat dosa, dan sebaik-baik orang yang berdosa adalah yang bertaubat” (HR. Tirmidzi). Taubat yang tulus akan menjadikan hati lebih lapang dan siap menerima cahaya Ramadhan.

Selain taubat, meluruskan niat juga menjadi persiapan utama. Ramadhan adalah bulan ibadah, bukan sekadar tradisi tahunan. Rasulullah SAW bersabda: “Sesungguhnya setiap amal tergantung pada niatnya” (HR. Bukhari dan Muslim). Niat yang ikhlas karena Allah akan menjadikan puasa, shalat, tilawah, dan sedekah bernilai besar di sisi-Nya, meskipun dilakukan dengan sederhana.

Persiapan berikutnya adalah memperbaiki hubungan dengan sesama manusia. Dosa kepada Allah dapat dihapus dengan taubat, namun dosa kepada manusia harus diselesaikan dengan meminta maaf dan mengembalikan hak. Allah SWT berfirman: “Sesungguhnya orang-orang beriman itu bersaudara, maka damaikanlah antara kedua saudaramu” (QS. Al-Hujurat: 10). Ramadhan akan lebih bermakna jika dimasuki dengan hati yang bersih dari dendam dan permusuhan.

Terakhir, membiasakan diri dengan amal shalih sebelum Ramadhan adalah tanda kesungguhan menyambutnya. Para sahabat Nabi mempersiapkan diri jauh hari sebelum Ramadhan dengan meningkatkan ibadah. Rasulullah SAW bersabda: “Amalan yang paling dicintai Allah adalah yang dilakukan secara terus-menerus meskipun sedikit” (HR. Bukhari dan Muslim). Siapa yang mempersiapkan diri dengan baik sebelum Ramadhan, insyaAllah akan meraih Ramadhan yang penuh berkah dan ampunan.