• KEISLAMAN

Mengelola Masjid di Lingkungan Masyarakat, Ini Tuntunan Islamnya

Yahya Sukamdani | Selasa, 13/01/2026
Mengelola Masjid di Lingkungan Masyarakat, Ini Tuntunan Islamnya Ilustrasi foto masjid dan lingkungan sekitar

Terasmuslim.com - Mengelola masjid yang ada di lingkungan masyarakat merupakan amanah besar dalam Islam. Masjid adalah rumah Allah ﷻ yang memiliki fungsi utama sebagai tempat ibadah, dakwah, dan persatuan umat. Allah ﷻ berfirman: “Hanyalah yang memakmurkan masjid-masjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari akhir, serta tetap mendirikan shalat dan menunaikan zakat” (QS. At-Taubah: 18). Ayat ini menegaskan bahwa pengelolaan masjid harus dilakukan oleh orang-orang beriman yang menjaga nilai ketakwaan.

Dalam praktiknya, pengelolaan masjid mencakup aspek idarah (manajemen), imarah (pemakmuran kegiatan ibadah dan sosial), serta ri’ayah (perawatan fisik masjid). Dana infak dan sedekah jamaah wajib dikelola secara transparan dan bertanggung jawab. Rasulullah ﷺ bersabda: “Setiap kalian adalah pemimpin dan setiap kalian akan dimintai pertanggungjawaban atas yang dipimpinnya” (HR. Bukhari dan Muslim). Hadis ini menjadi peringatan bahwa pengurus masjid akan dimintai hisab atas amanah yang diemban.

Masjid yang dikelola dengan baik akan menjadi pusat pembinaan umat. Selain shalat berjamaah, masjid berfungsi sebagai tempat pendidikan Al-Qur’an, kajian keislaman, dan kegiatan sosial kemasyarakatan. Rasulullah ﷺ menjadikan Masjid Nabawi sebagai pusat peradaban Islam, tempat ibadah sekaligus pusat musyawarah dan pendidikan. Hal ini sejalan dengan firman Allah ﷻ: “Dan sesungguhnya masjid-masjid itu adalah milik Allah, maka janganlah kamu menyembah siapa pun selain Allah di dalamnya” (QS. Al-Jin: 18).

Dalam mengelola masjid di lingkungan, pengurus juga dituntut menjaga ukhuwah dan menjauhkan masjid dari konflik kepentingan pribadi maupun kelompok. Segala keputusan hendaknya diambil dengan musyawarah dan keikhlasan. Rasulullah ﷺ bersabda: “Barang siapa membangun masjid karena Allah, maka Allah bangunkan baginya rumah di surga” (HR. Bukhari dan Muslim). Hadis ini mengingatkan bahwa setiap upaya memakmurkan dan mengelola masjid dengan niat ikhlas akan bernilai ibadah besar di sisi Allah ﷻ.