• KEISLAMAN

Menjemput Husnul Khatimah, Tuntunan Mengajarkan Kalimat Tauhid bagi Orang yang Menjelang Wafat

Yahya Sukamdani | Sabtu, 03/01/2026
Menjemput Husnul Khatimah, Tuntunan Mengajarkan Kalimat Tauhid bagi Orang yang Menjelang Wafat Ilustrasi talqin sebelum meninggal

Terasmuslim.com - Islam mengajarkan agar seorang Muslim dibantu menutup hidupnya dengan kalimat tauhid. Rasulullah ﷺ bersabda, “Talqinlah orang-orang yang akan meninggal di antara kalian dengan kalimat: Laa ilaaha illallah.” (HR. Muslim). Hadis ini menjadi dasar kuat disunnahkannya menuntun orang yang sedang sakaratul maut agar lisannya mengingat Allah dan akhir perkataannya adalah kalimat tauhid.

Keutamaan kalimat Laa ilaaha illallah sangat besar dalam Islam karena ia merupakan inti akidah. Allah Ta’ala berfirman, “Maka ketahuilah, bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Allah.” (QS. Muhammad: 19). Ayat ini menegaskan bahwa tauhid bukan hanya diucapkan saat hidup sehat, tetapi juga menjadi penutup terbaik ketika seorang hamba kembali kepada Rabb-nya.

Rasulullah ﷺ juga memberikan kabar gembira tentang akhir kehidupan seseorang. Beliau bersabda, “Barang siapa akhir perkataannya adalah Laa ilaaha illallah, maka ia akan masuk surga.” (HR. Abu Dawud). Oleh karena itu, menuntun dengan lembut dan tidak memaksa menjadi adab penting, agar orang yang akan wafat dapat mengucapkannya dengan sadar dan ikhlas.

Pelaksanaan talqin hendaknya dilakukan dengan suara pelan, penuh kasih sayang, dan tidak mengganggu kondisi orang yang sedang menghadapi sakaratul maut. Para ulama menjelaskan bahwa talqin cukup dengan mengucapkan kalimat tauhid di hadapannya, tanpa menyuruh secara keras. Dengan mengikuti tuntunan ini, keluarga dan orang di sekitarnya telah menjalankan sunnah serta berharap Allah menganugerahkan husnul khatimah bagi yang diwafatkan.