• KEISLAMAN

Hasad Muncul Saat Melihat Nikmat Orang Lain

Yahya Sukamdani | Selasa, 30/12/2025
Hasad Muncul Saat Melihat Nikmat Orang Lain Ilustrasi foto iri hati dan dengki

Terasmuslim.com - Hasad adalah perasaan tidak suka ketika melihat nikmat Allah ada pada orang lain, disertai keinginan agar nikmat tersebut hilang. Sikap ini muncul dari lemahnya keyakinan terhadap pembagian rezeki Allah. Al-Qur’an memperingatkan bahaya hasad dalam firman-Nya, “Dan dari kejahatan orang yang dengki apabila ia dengki” (QS. Al-Falaq: 5). Ayat ini menunjukkan bahwa hasad bukan perkara ringan, melainkan kejahatan hati yang dapat menimbulkan dampak buruk bagi diri sendiri maupun orang lain.

Dalam pandangan Islam, hasad lahir karena kurangnya rasa syukur dan keimanan terhadap takdir Allah. Seseorang yang iri melihat kebaikan pada orang lain sejatinya sedang mempersoalkan ketetapan Allah. Rasulullah ﷺ bersabda, “Janganlah kalian saling hasad, jangan saling membenci, dan jangan saling membelakangi” (HR. Muslim). Hadis ini menegaskan bahwa hasad merusak hubungan sosial dan menumbuhkan permusuhan di tengah umat.

Hasad juga memiliki dampak serius terhadap amal ibadah. Rasulullah ﷺ memperingatkan, “Hindarilah hasad, karena hasad memakan kebaikan sebagaimana api memakan kayu bakar” (HR. Abu Dawud). Dari hadis ini dipahami bahwa iri hati dapat menghapus pahala amal saleh tanpa disadari. Secara spiritual, hati yang dikuasai hasad akan sulit merasakan ketenangan, karena selalu membandingkan diri dengan orang lain.

Islam tidak hanya melarang hasad, tetapi juga memberikan solusi untuk membersihkan hati darinya. Al-Qur’an mengajarkan agar seorang mukmin memohon karunia Allah tanpa iri kepada sesama, “Mohonlah kepada Allah sebagian dari karunia-Nya” (QS. An-Nisa: 32). Dengan memperbanyak syukur, mendoakan kebaikan bagi orang lain, dan meyakini bahwa rezeki setiap hamba telah diatur Allah, seorang muslim dapat terhindar dari hasad dan meraih ketenangan batin.