Ilustrasi keluarga besar
Terasmuslim.com - Membina rumah tangga yang harmonis dan penuh ketenangan merupakan impian setiap pasangan Muslim.
Namun, riak kecil dalam kehidupan pernikahan seringkali tidak dapat dihindari begitu saja.
Oleh karena itu, Islam mengajarkan umatnya untuk selalu bersandarkan pada doa dan ikhtiar.
Salah satu doa utama bersumber langsung dari Al-Qur`an Surah Al-Furqan ayat 74.
"Dan orang-orang yang berkata, `Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami pasangan kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa`."
Ayat ini merupakan pilar utama dalam memohon keluarga yang menyebukkan hati atau qurrata a`yun.
Selain itu, Rasulullah SAW juga mengajarkan doa agar hati selalu ditetapkan dalam ketaatan.
Dalam sebuah hadis riwayat Muslim, Nabi SAW sering memohon ketetapan hati kepada Allah SWT.
"Wahai Dzat yang memalingkan hati, palingkanlah hati kami untuk taat kepada-Mu."
Ketenangan dalam rumah tangga atau sakinah sejatinya adalah berkah yang diturunkan oleh Allah SWT.
Hal ini sejalan dengan firman Allah SWT dalam Al-Qur`an Surah Ar-Rum ayat 21.
"Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya."
Melalui ayat tersebut, jelas bahwa ketenteraman adalah tujuan utama dari sebuah ikatan pernikahan.
Ketika badai ujian datang, dianjurkan pula membaca doa memohon kelapangan dada dan kemudahan urusan.
Doa Nabi Musa AS dalam Surah Taha ayat 25-28 sangat baik diamalkan demi meredam ego.
"Ya Tuhanku, lapangkanlah dadaku, mudahkanlah urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku supaya mereka mengerti perkataanku."
Dengan rutin memanjatkan doa-doa ini, insya Allah ketenangan dan keberkahan akan selalu menaungi baiti jannati.