Ilustrasi foto nafkah ke orang tua dan keluarga
Terasmuslim.com - Kehilangan keberkahan dalam rumah tangga sering kali ditandai dengan munculnya rasa gelisah dan konflik yang tiada henti.
Banyak pasangan yang merasa tercukupi secara materi, namun gagal merasakan ketenangan serta kebahagiaan sejati di dalam rumah.
Dalam perspektif Islam, hilangnya keberkahan ini biasanya dipicu oleh masuknya kemaksiatan dan kelalaian terhadap perintah agama.
Salah satu penyebab utamanya adalah ketika suami istri mulai meremehkan kewajiban ibadah, terutama meninggalkan shalat lima waktu.
Allah SWT telah memberikan peringatan keras dalam Al-Qur`an Surah Thaha ayat 124 mengenai dampak berpaling dari peringatan-Nya.
"Dan barangsiapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit, dan Kami akan menghimpunkannya pada hari kiamat dalam keadaan buta." (QS. Thaha: 124)
Ayat tersebut menegaskan bahwa mengabaikan syariat akan mencabut rasa tenteram dan melapangkan kesempitan dalam urusan domestik.
Faktor lain yang tidak kalah berbahaya adalah masuknya harta yang tidak halal atau syubhat ke dalam nafkah keluarga.
Makanan dan fasilitas yang dibeli dari hasil haram diyakini dapat mengeraskan hati seluruh anggota keluarga.
Rasulullah SAW mengingatkan umatnya melalui sebuah hadis riwayat Tirmidzi mengenai dampak buruk dari harta yang tidak berkah.
"Tidak akan masuk surga daging yang tumbuh dari sesuatu yang haram, neraka lebih utama baginya." (HR. Tirmidzi)
Selain itu, kebiasaan mengumbar aib pasangan dan sering berkata kasar juga menjadi pintu keluarnya malaikat rahmat dari rumah.
Ketika sebuah rumah diisi oleh caci maki dan hilangnya rasa saling menghormati, maka setan akan dengan mudah mengendalikan suasana.
Rasulullah SAW menegaskan bahwa salah satu tanda keberkahan adalah hadirnya sifat lemah lembut di antara penghuni rumah tersebut.
Dalam hadis riwayat Ahmad, Nabi SAW bersabda bahwa Allah akan memasukkan kelembutan jika menghendaki kebaikan bagi satu keluarga.
"Jika Allah menghendaki kebaikan bagi seisi rumah, maka Allah akan memasukkan rasa lemah lembut ke dalam hati mereka." (HR. Ahmad)
Oleh karena itu, marilah kita segera bermasabah diri dan membersihkan rumah tangga dari segala perkara yang dimurkai oleh Allah SWT.