• KEISLAMAN

Hakekat Kehidupan Dunia, Ini Maknanya dalam Islam

Yahya Sukamdani | Sabtu, 29/11/2025
Hakekat Kehidupan Dunia, Ini Maknanya dalam Islam Ilustrasi ujian terberat

Terasmuslim.com - Kehidupan dunia dalam pandangan Islam adalah fase singkat sebelum perjalanan akhirat yang kekal. Allah menegaskan dalam Al-Qur’an, “Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah permainan dan senda gurau, sedangkan kampung akhirat itulah kehidupan yang sebenarnya.” (QS. Al-Ankabut: 64). Ayat ini mengingatkan bahwa sehebat apa pun kenikmatan dunia, semuanya bersifat sementara dan tidak sebanding dengan kehidupan abadi setelah mati.

Rasulullah ﷺ juga sering mengingatkan para sahabat tentang rendahnya nilai dunia. Dalam sebuah hadis, beliau bersabda, “Seandainya dunia sebanding dengan sayap nyamuk di sisi Allah, niscaya Dia tidak akan memberikan seteguk air pun kepada orang kafir.” (HR. Tirmidzi). Hadis ini menunjukkan bahwa dunia tidak memiliki nilai hakiki di sisi Allah, sehingga tidak layak dijadikan tujuan utama hidup. Yang utama adalah bagaimana memanfaatkan dunia sebagai jalan menuju ridha-Nya.

Hakikat dunia sebagai tempat ujian juga ditegaskan Allah dalam firman-Nya, “Kami akan menguji kalian dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan.” (QS. Al-Anbiya: 35). Artinya, baik kesenangan maupun kesulitan merupakan sarana untuk menguji keimanan manusia. Sikap sabar ketika diuji dan syukur ketika diberi nikmat adalah bentuk keimanan yang akan menentukan derajat seorang hamba di sisi Allah.

Karena itu, seorang mukmin hendaknya memandang dunia sebagai ladang amal, bukan tujuan akhir. Rasulullah ﷺ bersabda, “Jadilah engkau di dunia seperti orang asing atau seorang pengembara.” (HR. Bukhari). Dengan memahami hakikat dunia, manusia akan lebih mudah mengelola ambisi, menghindari kemaksiatan, dan memfokuskan hidup untuk meraih akhirat. Inilah keseimbangan yang menjadikan hidup bermakna dan penuh keberkahan.