Ilustrasi azab maksiat
Terasmuslim.com - Zaman jahiliyyah adalah periode sebelum datangnya Islam, ketika manusia hidup dalam kesesatan akidah, fanatisme buta, ketidakadilan, dan kerusakan moral. Allah telah memperingatkan agar manusia tidak kembali kepada kegelapan tersebut setelah diberikan petunjuk. Dalam Al-Qur’an disebutkan, “Apakah hukum jahiliyyah yang mereka kehendaki?” (QS. Al-Ma`idah: 50), sebagai penegasan bahwa hukum dan kehidupan jahiliyyah tidak layak bagi umat yang sudah menerima wahyu Allah. Ayat ini menjadi peringatan agar umat Islam tidak tergoda untuk kembali pada kebiasaan atau nilai yang bertentangan dengan ajaran agama.
Rasulullah ﷺ juga memperingatkan bahaya kembali kepada jahiliyyah. Dalam hadits sahih, beliau menyebut bahwa masih ada sisa-sisa jahiliyyah dalam diri sebagian orang, seperti rasa bangga pada nenek moyang, fanatisme golongan, dan saling merendahkan berdasar keturunan (HR. Muslim). Kebiasaan seperti ini merupakan ciri masyarakat jahiliyyah yang memecah belah umat dan menjauhkan manusia dari keadilan. Islam datang untuk menghapus segala bentuk kesombongan dan mengajarkan bahwa kemuliaan seseorang hanya diukur dari ketakwaannya.
Salah satu bentuk kemunduran menuju jahiliyyah adalah mengikuti hawa nafsu lebih daripada petunjuk Allah. Dalam QS. Al-Jatsiyah: 23, Allah mengecam orang-orang yang menjadikan hawa nafsu sebagai sesembahan, karena hal itu menyeret manusia pada penyimpangan akidah dan perilaku. Kehidupan jahiliyyah ditandai oleh pergaulan bebas, kesyirikan, kedzaliman, serta gaya hidup yang menjauh dari nilai kesucian dan kehormatan. Umat Islam harus berhati-hati agar tidak mengulang pola hidup yang merusak tersebut.
Agar tidak kembali kepada jahiliyyah, umat Islam diperintahkan untuk berpegang teguh pada Al-Qur’an dan Sunnah, memperkuat akhlak, serta menjauhi segala bentuk kesombongan dan kemaksiatan. Keteguhan dalam ibadah, menegakkan keadilan, menjaga adab, dan memelihara persaudaraan adalah kunci agar umat tetap berada dalam cahaya hidayah. Dengan memegang ajaran Islam secara utuh, umat akan terhindar dari kegelapan jahiliyyah dan dapat hidup dalam kemuliaan yang diridhai Allah.