• KEISLAMAN

Anjuran Memperbanyak Shalawat, Wujud Cinta dan Ketaatan kepada Rasulullah SAW

Yahya Sukamdani | Kamis, 13/11/2025
Anjuran Memperbanyak Shalawat, Wujud Cinta dan Ketaatan kepada Rasulullah SAW Ilustrasi lafadz Nabi Muhammad SAW (Foto: Pexels/Necati Ömer Karpuzoğlu)

Terasmuslim.com - Allah SWT secara langsung memerintahkan kaum mukmin untuk bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW. Dalam QS. Al-Ahzab ayat 56 disebutkan: “Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.” Ayat ini menunjukkan kemuliaan Rasulullah dan keutamaan bagi siapa pun yang memperbanyak bacaan shalawat. Shalawat menjadi bukti cinta dan penghormatan tertinggi umat kepada sosok yang membawa rahmat bagi seluruh alam.

Rasulullah SAW sendiri menganjurkan umatnya untuk memperbanyak shalawat agar mendapatkan keberkahan dan pahala yang besar. Dalam hadis riwayat Tirmidzi, beliau bersabda: “Barang siapa bershalawat kepadaku satu kali, maka Allah akan bershalawat kepadanya sepuluh kali.” Hadis ini menegaskan bahwa setiap bacaan shalawat mendapat balasan berlipat ganda berupa rahmat dan ampunan dari Allah. Tidak ada amalan ringan yang menghasilkan pahala sebesar itu dengan ketenangan hati yang begitu besar.

Shalawat juga menjadi salah satu jalan dikabulkannya doa. Dalam sebuah riwayat dari Umar bin Khaththab RA, Rasulullah SAW bersabda: “Doa itu tertahan antara langit dan bumi, hingga seseorang bershalawat atas Nabi.” (HR. Tirmidzi). Artinya, membaca shalawat di awal dan akhir doa menjadi bentuk adab yang membuat doa lebih layak dikabulkan. Selain itu, memperbanyak shalawat juga melembutkan hati, menumbuhkan cinta kepada Rasul, dan menjadikan seseorang lebih dekat dengan ajarannya.

Di tengah kehidupan yang penuh ujian, memperbanyak shalawat menjadi sumber ketenangan dan solusi spiritual. Rasulullah SAW bersabda: “Perbanyaklah shalawat kepadaku pada hari Jumat, karena shalawat kalian akan disampaikan kepadaku.” (HR. Abu Dawud). Dengan membiasakan membaca shalawat setiap hari, seorang Muslim tidak hanya mendapatkan pahala besar, tetapi juga menjaga hatinya tetap hidup dalam cinta kepada Rasulullah SAW dan ketaatan kepada Allah SWT.