Ilustrasi - ini bacaan doa qunut dalam Islam (Foto: Suara)
Jakarta, Terasmuslim.com - Doa qunut merupakan salah satu bacaan yang disunnahkan dalam shalat Subuh, terutama pada rakaat kedua setelah rukuk.
Bacaan ini menjadi bentuk doa memohon perlindungan, petunjuk, dan keberkahan dari Allah SWT. Bagi sebagian umat Islam, qunut juga menjadi momen khusyuk yang memperkuat hubungan antara hamba dan Sang Pencipta.
Kata qunut berasal dari bahasa Arab قَنَتَ (qanata) yang berarti taat, tunduk, dan khusyuk dalam berdoa. Rasulullah SAW menganjurkan pembacaan qunut pada waktu Subuh sebagai tanda kerendahan hati dan permohonan ampunan kepada Allah.
Imam Syafi’i menjelaskan bahwa qunut Subuh termasuk sunnah ab’ad, yang artinya jika tertinggal, shalat tetap sah namun disunnahkan untuk menggantinya dengan sujud sahwi.
Berikut bacaan doa qunut Subuh lengkap dalam tulisan Arab, Latin, dan terjemahan artinya:
اللَّهُمَّ اهْدِنِي فِيمَنْ هَدَيْتَ، وَعَافِنِي فِيمَنْ عَافَيْتَ، وَتَوَلَّنِي فِيمَنْ تَوَلَّيْتَ، وَبَارِكْ لِي فِيمَا أَعْطَيْتَ، وَقِنِي شَرَّ مَا قَضَيْتَ، فَإِنَّكَ تَقْضِي وَلَا يُقْضَى عَلَيْكَ، إِنَّهُ لَا يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ، وَلَا يَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ، تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ، فَلَكَ الْحَمْدُ عَلَى مَا قَضَيْتَ، أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ.
Allahumma ihdinii fiiman hadait, wa ‘aafinii fiiman ‘aafait, wa tawallanii fiiman tawallait, wa baarik lii fiimaa a’thait, wa qinii syarra maa qadhait, fa innaka taqdhi wa laa yuqdha ‘alaik, innahu laa yadzillu man waalait, wa laa ya’izzu man ‘aadait, tabaarakta rabbanaa wa ta’aalait, falakal hamdu ‘alaa maa qadhait, astaghfiruka wa atuubu ilaik.
"Ya Allah, berilah aku petunjuk sebagaimana orang yang telah Engkau beri petunjuk. Berilah aku kesehatan sebagaimana orang yang telah Engkau beri kesehatan. Pimpinlah aku sebagaimana orang yang telah Engkau pimpin. Berkahilah segala apa yang Engkau berikan kepadaku. Lindungilah aku dari keburukan yang Engkau tentukan. Karena sesungguhnya Engkaulah yang menetapkan, dan tidak ada yang dapat menetapkan atas-Mu. Tidak akan hina orang yang Engkau jadikan sebagai pelindung, dan tidak akan mulia orang yang Engkau jadikan sebagai musuh. Maha Suci Engkau, wahai Tuhan kami, dan Maha Tinggi Engkau. Segala puji bagi-Mu atas segala ketentuan-Mu. Aku memohon ampun kepada-Mu dan bertaubat kepada-Mu."
Tata Cara Membaca Doa Qunut Subuh
1. Dibaca pada rakaat kedua shalat Subuh, setelah bangun dari rukuk (i’tidal) sebelum sujud.
2. Posisi tangan diangkat sebagaimana saat berdoa.
3. Imam membacakan doa qunut dengan suara jahir (keras), dan makmum mengaminkan.
4. Saat sholat sendiri, doa qunut dibaca secara pelan atau dalam hati setelah i’tidal.
5. Jika makmum datang terlambat dan tidak sempat mendengar qunut imam, maka tidak perlu mengganti bacaan qunut setelah salam.
Ulama memiliki beberapa pandangan terkait hukum membaca qunut:
- Menurut Mazhab Syafi’i, membaca qunut pada shalat Subuh sunnah muakkadah (sunnah yang sangat dianjurkan).
- Menurut Mazhab Hanafi dan Hanbali, qunut tidak dibaca kecuali dalam keadaan musibah besar (qunut nazilah).
Namun, semua ulama sepakat bahwa doa qunut bukanlah kewajiban, sehingga shalat tetap sah tanpa membacanya.