• KEISLAMAN

Sekejap Mata Pun Kita Butuh Allah, Kesadaran Hati Seorang Mukmin

Yahya Sukamdani | Minggu, 02/11/2025
Sekejap Mata Pun Kita Butuh Allah, Kesadaran Hati Seorang Mukmin Ilustrasi tawakal

Terasmuslim.com - Dalam kehidupan sehari-hari, sering kali manusia merasa mampu mengatur segalanya dengan kekuatan dan pikirannya sendiri. Padahal, dalam pandangan Islam, manusia tidak pernah lepas dari kebutuhan kepada Allah SWT, bahkan dalam sekejap mata sekalipun. Allah berfirman dalam Al-Qur’an, “Wahai manusia, kamulah yang memerlukan Allah; dan Allah Dialah Yang Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) lagi Maha Terpuji.” (QS. Fathir: 15). Ayat ini menegaskan bahwa seluruh makhluk bergantung pada Allah dalam setiap detik kehidupannya, baik disadari maupun tidak.

Rasulullah SAW sendiri menunjukkan ketergantungan total kepada Allah dalam setiap urusan. Dalam doa yang diriwayatkan oleh Anas bin Malik, beliau berdoa, “Ya Allah, janganlah Engkau biarkan aku (terkendali) pada diriku sendiri walaupun sekejap mata.” (HR. Abu Dawud). Doa ini menggambarkan betapa Nabi SAW, manusia paling sempurna imannya, tetap merasa tidak mampu hidup tanpa pertolongan Allah, bahkan dalam waktu yang amat singkat. Ketergantungan ini bukan kelemahan, melainkan bentuk tauhid dan penyerahan total kepada Sang Pencipta.

Ketika hati seorang mukmin menyadari bahwa segala sesuatu bergantung kepada Allah, maka ia akan hidup dengan penuh ketenangan dan tidak sombong atas pencapaian duniawi. Ia tahu bahwa setiap nafas, setiap langkah, bahkan setiap detik kehidupannya adalah karunia dari Allah SWT. Dalam Al-Qur’an disebutkan, “Dan apa saja nikmat yang ada padamu, maka dari Allah-lah (datangnya).” (QS. An-Nahl: 53). Kesadaran ini menumbuhkan rasa syukur dan menjauhkan diri dari kesombongan, karena semua terjadi hanya dengan izin-Nya.