• KEISLAMAN

Bentuk Kesabaran dalam Shalat

Yahya Sukamdani | Minggu, 19/10/2025
Bentuk Kesabaran dalam Shalat Ilustrasi Imam Shalat (Foto: detik)

Terasmuslim.com - Shalat bukan hanya ibadah wajib, tetapi juga sarana untuk melatih kesabaran. Di dalamnya terkandung makna ketundukan, ketenangan, dan pengendalian diri. Melalui shalat, seorang Muslim belajar bersabar dalam ketaatan, bersabar menjauhi larangan, serta bersabar menghadapi ujian hidup dengan tawakal.

Allah ﷻ berfirman:

“Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.”
(QS. Al-Baqarah [2]: 153)

Ayat ini menegaskan bahwa shalat bukan sekadar kewajiban ritual, melainkan sumber kekuatan spiritual. Ketika seseorang menjaga shalatnya dengan ikhlas dan khusyuk, ia sedang menanamkan kesabaran menahan diri dari kelalaian, mengendalikan emosi, dan menundukkan hati hanya kepada Allah.

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Shalat adalah cahaya.”
(HR. Muslim)

Makna “cahaya” di sini adalah penerang hati dan penuntun kesabaran. Orang yang menjadikan shalat sebagai tempat kembali akan memiliki ketenangan saat menghadapi kesulitan. Nabi Muhammad ﷺ sendiri, ketika menghadapi masalah besar, senantiasa bersabda, “Tenangkanlah kami dengan shalat, wahai Bilal.” (HR. Abu Dawud).