• KEISLAMAN

Adab Istinja dalam Islam

Yahya Sukamdani | Sabtu, 18/10/2025
Adab Istinja dalam Islam Ilustrasi toilet

Terasmuslim.com - Istinja adalah salah satu bagian dari thaharah (bersuci) yang menjadi syarat sahnya ibadah, terutama salat. Istinja berarti membersihkan diri dari najis yang keluar dari qubul (kemaluan) dan dubur dengan menggunakan air atau benda suci lainnya. Islam sangat menekankan pentingnya kebersihan lahir dan batin, karena kebersihan adalah bagian dari iman.

Allah ﷻ berfirman dalam Surah At-Taubah ayat 108:

“...Di dalamnya ada orang-orang yang ingin membersihkan diri. Dan Allah menyukai orang-orang yang bersih.”

Ayat ini menjadi dasar bahwa menjaga kebersihan, termasuk dalam urusan buang hajat, adalah perbuatan yang dicintai Allah. Rasulullah ﷺ pun memberi teladan dalam hal adab ketika buang hajat dan istinja.

Dalam hadis riwayat Muslim, Nabi ﷺ bersabda:
"Apabila salah seorang di antara kalian buang air, janganlah ia menyentuh kemaluannya dengan tangan kanan dan jangan beristinja dengan tangan kanan."
(HR. Muslim).

Hadis ini menunjukkan adab penting dalam istinja, yaitu:

  1. Masuk ke tempat buang hajat dengan kaki kiri dan membaca doa:
    “Allahumma inni a‘udzu bika minal khubutsi wal khaba’its” (Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari gangguan setan laki-laki dan perempuan).
  2. Tidak membawa benda yang bertuliskan nama Allah ke dalam tempat buang hajat.
  3. Menggunakan tangan kiri untuk beristinja, bukan tangan kanan.
  4. Membersihkan dengan air adalah yang paling utama, tetapi boleh menggunakan batu, tisu, atau benda suci lainnya selama najis benar-benar hilang.
  5. Menutup aurat dan menjaga pandangan saat buang hajat.
  6. Tidak berbicara saat di dalam tempat buang hajat, kecuali dalam keadaan darurat.
  7. Keluar dengan mendahulukan kaki kanan dan membaca doa:
    “Ghufranaka” (Aku memohon ampunan-Mu, ya Allah).

Menjaga kebersihan setelah buang hajat tidak hanya bagian dari adab, tetapi juga bentuk penghormatan terhadap ibadah. Sebab, orang yang tidak bersih dari najis tidak sah salatnya.

Keywords :