• KEISLAMAN

Kebaikan Diperoleh dengan Ilmu

Yahya Sukamdani | Jum'at, 17/10/2025
Kebaikan Diperoleh dengan Ilmu Ilustrasi majelis ilmu

Terasmuslim.com - Dalam Islam, ilmu menempati kedudukan yang sangat tinggi. Segala bentuk kebaikan dan kemajuan hidup berawal dari ilmu. Tanpa ilmu, seseorang sulit membedakan antara yang benar dan salah, antara jalan yang lurus dan yang sesat. Karena itu, Allah menjadikan ilmu sebagai pintu menuju amal saleh dan kebahagiaan dunia-akhirat.

Allah berfirman dalam Al-Qur’an:

“Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antara kamu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat.”
(QS. Al-Mujadilah: 11)

Ayat ini menunjukkan bahwa kedudukan seorang berilmu berada di tempat yang mulia. Dengan ilmu, seseorang mampu berbuat baik secara benar, menebar manfaat, dan menghindari kebodohan yang menjerumuskan. Bahkan, ilmu menjadi cahaya yang menerangi hati dalam menempuh jalan menuju Allah.

Rasulullah bersabda:

“Barang siapa menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan memudahkan baginya jalan menuju surga.”
(HR. Muslim no. 2699)

Hadis ini menegaskan bahwa menuntut ilmu bukan sekadar aktivitas duniawi, melainkan ibadah yang mendekatkan diri kepada Allah. Sebab, ilmu mengantarkan manusia memahami hakikat kebaikan dan bagaimana mengamalkannya dengan ikhlas.

Ulama besar seperti Imam Al-Ghazali menjelaskan bahwa amal tanpa ilmu bagaikan bangunan tanpa pondasi mudah runtuh dan menyesatkan. Ilmu membimbing manusia agar setiap langkahnya bernilai ibadah dan setiap keputusan hidupnya membawa manfaat bagi sesama.

Dengan ilmu, seseorang dapat memperbaiki niat, menguatkan iman, dan menebar kebaikan yang luas. Oleh karena itu, Islam mendorong umatnya untuk terus belajar sepanjang hayat, karena kebaikan sejati lahir dari pengetahuan yang benar dan diterapkan dengan amal saleh.