Ilustrasi suami istri
Terasmuslim.com - Membangun rumah tangga yang harmonis bukan hanya tentang memenuhi kebutuhan lahiriah, tetapi juga menjaga akhlak mulia di antara pasangan. Dalam Islam, akhlak menjadi fondasi utama dalam membentuk keluarga sakinah, mawaddah, dan rahmah.
Allah ﷻ berfirman dalam Al-Qur’an:
“Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang.”
(QS. Ar-Rum: 21)
Ayat ini menegaskan bahwa ketenteraman dan kasih sayang tidak akan terwujud tanpa akhlak yang baik. Suami dan istri dituntut saling menghormati, memaafkan, dan berperilaku lembut satu sama lain. Rasulullah ﷺ bersabda:
“Sebaik-baik kalian adalah yang paling baik terhadap keluarganya, dan aku adalah yang paling baik terhadap keluargaku.”
(HR. Tirmidzi no. 3895)
Hadis ini menjadi pedoman bahwa ukuran kebaikan seorang mukmin bukan hanya dalam ibadahnya di masjid, tetapi juga bagaimana ia memperlakukan keluarganya di rumah. Akhlak seperti sabar, jujur, saling menasihati dalam kebaikan, dan menahan amarah menjadi pilar penting menjaga keharmonisan rumah tangga.
Selain itu, Islam juga menekankan pentingnya komunikasi yang lembut dan penuh empati. Dalam QS. An-Nisa ayat 19, Allah berfirman:
“Dan bergaullah dengan mereka (istri-istri) secara patut.”
Ayat ini menunjukkan perintah agar suami memperlakukan istrinya dengan cara yang baik, penuh kasih, dan menghargai perasaan. Hal ini juga berlaku sebaliknya bagi seorang istri terhadap suaminya.
Ulama menjelaskan bahwa akhlak mulia dalam rumah tangga merupakan bentuk nyata dari iman. Keluarga yang menjadikan akhlak sebagai pondasi akan mampu menghadapi ujian hidup dengan ketenangan dan saling mendukung dalam kebaikan.