• KEISLAMAN

Menyikapi Hoaks dalam Pandangan Islam

Yahya Sukamdani | Rabu, 15/10/2025
Menyikapi Hoaks dalam Pandangan Islam Ilustrasi: Media Sosial. Foto: Reuters

Terasmuslim.com - Di era digital seperti sekarang, penyebaran informasi begitu cepat, termasuk kabar bohong atau hoaks. Islam telah lama mengingatkan agar umatnya berhati-hati dalam menerima dan menyebarkan berita. Allah ﷻ berfirman dalam Surah Al-Hujurat ayat 6:
“Wahai orang-orang yang beriman! Jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti, agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu.”
Ayat ini menjadi dasar penting agar setiap Muslim meneliti kebenaran informasi sebelum menyebarkannya.

Rasulullah ﷺ juga memperingatkan dalam hadis riwayat Muslim: “Cukuplah seseorang dikatakan berdusta bila ia menceritakan setiap apa yang didengarnya.” Hadis ini menegaskan bahwa menyebarkan berita tanpa verifikasi termasuk perbuatan dosa, meski tidak bermaksud jahat. Hoaks dapat menimbulkan fitnah, perpecahan, bahkan kebencian antarumat.

Sikap yang benar dalam menghadapi hoaks adalah tabayyun (klarifikasi) dan tatsabbut (meneliti kebenaran). Seorang Muslim seharusnya tidak mudah percaya pada kabar sensasional, apalagi jika belum jelas sumber dan tujuannya. Di sisi lain, umat Islam juga dituntut bijak dalam bermedia social menggunakan teknologi untuk menyebarkan kebaikan, bukan fitnah.