• KEISLAMAN

Jangan Ujub, Siapa yang Jamin Amalmu Diterima

Yahya Sukamdani | Minggu, 12/10/2025
Jangan Ujub, Siapa yang Jamin Amalmu Diterima Ilustrasi foto merenungi amal perbuatan

Terasmuslim.com - Dalam Islam, ujub yaitu merasa bangga dan kagum terhadap amal sendiri—adalah penyakit hati yang halus namun berbahaya. Allah ﷻ berfirman dalam Surah Al-Kahfi ayat 110: “Barang siapa mengharap perjumpaan dengan Tuhannya, maka hendaklah ia mengerjakan amal saleh dan janganlah ia mempersekutukan seorang pun dalam beribadah kepada Tuhannya.” Ayat ini menegaskan bahwa amal saleh harus dilakukan dengan ikhlas hanya karena Allah, bukan untuk dibanggakan atau mencari pengakuan. Tanpa keikhlasan, amal bisa tertolak meski secara lahir tampak baik.

Rasulullah ﷺ bersabda: “Tiga perkara yang membinasakan: sifat kikir yang ditaati, hawa nafsu yang diikuti, dan seseorang yang ujub terhadap dirinya sendiri.” (HR. Thabrani). Hadis ini mengingatkan bahwa ujub bukan hanya menghapus nilai amal, tetapi juga dapat menjerumuskan seseorang dalam kesombongan spiritual. Orang yang ujub merasa cukup dengan amalnya, padahal tidak ada jaminan bahwa amal itu diterima oleh Allah ﷻ.

Para ulama menekankan pentingnya selalu merasa takut tidak diterimanya amal. Dalam Surah Al-Mu’minun ayat 60 disebutkan ciri orang beriman sejati: “Dan orang-orang yang memberikan apa yang telah mereka berikan dengan hati yang takut, karena mereka yakin bahwa mereka akan kembali kepada Tuhannya.” Mereka beramal dengan penuh kesungguhan, namun tetap khawatir akan kekurangan dan ketidaksempurnaan niat.

Keywords :