Ilustrasi foto muhasabah diri
Terasmuslim.com - Keselamatan sejati bagi manusia bukan hanya soal terhindar dari bahaya dunia, melainkan juga mendapatkan rahmat Allah di akhirat. Al-Qur’an menegaskan bahwa jalan keselamatan ada pada keimanan dan ketaatan. Allah berfirman: “Maka barangsiapa mengikuti petunjuk-Ku, niscaya tidak ada kekhawatiran atas mereka dan tidak pula mereka bersedih hati” (QS. Al-Baqarah: 38). Ayat ini menunjukkan bahwa berpegang teguh pada petunjuk Allah adalah pintu utama menuju keselamatan.
Rasulullah ﷺ juga memberikan tuntunan bahwa amal saleh, kejujuran, dan menjauhi maksiat merupakan pintu keselamatan. Beliau bersabda: “Barangsiapa yang menjamin untukku apa yang ada di antara dua rahangnya (lisan) dan apa yang ada di antara dua kakinya (kemaluan), maka aku menjamin untuknya surga” (HR. Bukhari). Hadis ini mengajarkan bahwa menjaga lisan dan kehormatan diri adalah bagian penting dari keselamatan hidup.
Selain itu, pintu keselamatan juga terbuka melalui amalan ibadah seperti shalat, sedekah, dan doa. Allah berfirman: “Dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat, dan ruku’lah beserta orang-orang yang ruku’” (QS. Al-Baqarah: 43). Ibadah yang konsisten menjadikan manusia dekat dengan Allah, terlindung dari kebinasaan, serta memperoleh kedamaian. Dengan memelihara iman, amal, dan akhlak, seorang Muslim akan menemukan pintu keselamatan dunia dan akhirat.