• KEISLAMAN

Berbakti kepada Orang Tua, Jalan Terhindar dari Su`ul Khatimah

Yahya Sukamdani | Jum'at, 19/09/2025
Berbakti kepada Orang Tua, Jalan Terhindar dari Su`ul Khatimah Ilustrasi foto sayang orangtua

Terasmuslim.com - Dalam Islam, berbakti kepada orang tua (birrul walidain) menempati kedudukan yang sangat tinggi, bahkan sejajar dengan kewajiban beribadah kepada Allah. Allah ﷻ berfirman: “Dan Kami perintahkan kepada manusia (agar berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapaknya...” (QS. Al-Ankabut: 8). Ketaatan dan kasih sayang kepada orang tua menjadi amalan yang mengundang ridha Allah, sedangkan durhaka akan menjerumuskan kepada murka-Nya.

Rasulullah ﷺ menegaskan bahwa keridhaan Allah terletak pada keridhaan orang tua. Dalam hadis riwayat Tirmidzi disebutkan: “Ridha Allah bergantung pada ridha orang tua, dan murka Allah bergantung pada murka orang tua.” Hal ini menunjukkan bahwa anak yang berbakti, ikhlas melayani dan mendoakan orang tuanya, akan memperoleh perlindungan dari akhir hidup yang buruk (su’ul khatimah), karena ia hidup dalam ridha Allah.

Para ulama menegaskan bahwa amal berbakti kepada orang tua termasuk amalan besar yang dapat memperindah akhir kehidupan seseorang. Dengan berbakti, seorang anak menjaga pintu keberkahan, doa, dan pengampunan dari Allah ﷻ. Sebaliknya, kedurhakaan menjadi sebab tertutupnya pintu rahmat. Maka, berbakti kepada orang tua bukan hanya kewajiban moral, tetapi juga jalan keselamatan menuju husnul khatimah.