Ilustrasi - Ibu dan anak (Foto: Pixabay)
Jakarta, Terasmuslim.com - Ilmu parenting Islami semakin mendapat perhatian luas di tengah masyarakat modern. Konsep pengasuhan anak berbasis ajaran Islam ini dianggap mampu memberikan pondasi kuat tidak hanya dalam aspek tumbuh kembang fisik, tetapi juga pembentukan karakter dan spiritual anak.
Parenting Islami menekankan pentingnya keseimbangan antara kasih sayang, pendidikan, dan keteladanan orang tua. Dalam Islam, orang tua bukan hanya bertanggung jawab memenuhi kebutuhan jasmani anak, tetapi juga membimbing mereka menjadi pribadi berakhlak mulia.
Prinsip utama dalam parenting Islami antara lain:
1. Keteladanan orang tua
Anak meniru apa yang dilakukan orang tuanya. Karena itu, orang tua dianjurkan memberi contoh dalam ibadah, sopan santun, dan perilaku sehari-hari.
2. Kasih sayang dan komunikasi
Islam mendorong kelembutan dalam mendidik anak. Rasulullah SAW pun dikenal sangat penyayang terhadap anak-anak.
3. Pendidikan akidah dan akhlak
Sejak kecil, anak diajarkan mengenal Allah, Rasulullah, serta pentingnya nilai kejujuran, amanah, dan tanggung jawab.
4. Kedisiplinan dan tanggung jawab
Anak dibimbing agar terbiasa dengan ibadah seperti shalat, berpuasa, serta menghargai waktu.
5. Doa dan keberkahan
Orang tua senantiasa mendoakan anaknya, karena doa diyakini sebagai senjata paling kuat dalam mendukung tumbuh kembang anak.
Sejumlah praktisi pendidikan menilai bahwa pendekatan Islami dalam parenting mampu menciptakan generasi tangguh di era digital. Dengan pola pengasuhan ini, anak tidak hanya tumbuh cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki fondasi iman dan akhlak yang kokoh.
Dengan semakin banyaknya literatur dan kajian mengenai parenting Islami, para orang tua diharapkan dapat menerapkan ilmu ini sebagai pedoman utama dalam mendidik anak sesuai tuntunan agama dan tantangan zaman.