• KEISLAMAN

Harta Jangan Ditahan, Segera Infakan untuk Keberkahan Hidup

Yahya Sukamdani | Minggu, 07/09/2025
Harta Jangan Ditahan, Segera Infakan untuk Keberkahan Hidup Ilustrasi foto infak

Terasmuslim.com - Islam memandang harta bukan hanya sebagai kepemilikan pribadi, tetapi juga sebagai amanah yang kelak akan dimintai pertanggungjawaban. Banyak ayat Al-Qur’an dan hadits Rasulullah yang menegaskan pentingnya menginfakkan harta, baik melalui zakat, sedekah, maupun infak. Menahan harta hanya untuk diri sendiri tanpa berbagi dengan sesama justru bisa menimbulkan sifat kikir, membuat hati keras, bahkan mendatangkan kesempitan hidup.

Menginfakkan harta di jalan Allah tidak akan mengurangi kekayaan, justru membuka pintu rezeki yang lebih luas. Rasulullah pernah bersabda bahwa sedekah tidak akan mengurangi harta, melainkan menambah keberkahan di dalamnya. Hal ini membuktikan bahwa logika duniawi yang sering menganggap memberi berarti berkurang, tidak berlaku dalam logika ilahiah.

Selain itu, infak menjadi salah satu cara membersihkan jiwa dari sifat tamak dan cinta dunia yang berlebihan. Dengan berbagi, seorang Muslim belajar untuk menundukkan hawa nafsu, sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial terhadap mereka yang membutuhkan. Lebih jauh lagi, infak juga memiliki dampak besar bagi terciptanya keadilan sosial dan pemerataan kesejahteraan dalam masyarakat.

Menunda atau menahan harta dari berinfak bisa membuat peluang kebaikan hilang. Tidak ada seorang pun yang tahu kapan ajal menjemput, sehingga harta yang ditahan bisa menjadi penyesalan kelak di akhirat. Oleh karena itu, Islam menganjurkan untuk segera menginfakkan harta selama masih diberi kesempatan hidup.

Infak yang dilakukan dengan niat ikhlas dan cara yang benar akan menjadi investasi abadi di akhirat. Allah menjanjikan pahala berlipat ganda bagi mereka yang gemar berinfak di jalan-Nya. Dengan demikian, harta yang dikeluarkan tidak hanya bermanfaat bagi orang lain di dunia, tetapi juga kembali kepada pemiliknya dalam bentuk pahala yang kekal.