Ilustrasi - berdoa (Foto: tribunnews)
Jakarta, Terasmuslim.com - Setiap amanah adalah ujian. Tidak hanya bagi rakyat kecil, tetapi juga bagi para pejabat, pemimpin, maupun siapa saja yang diberi tanggung jawab.
Godaan setan sering datang ketika seseorang dihadapkan pada kekuasaan, jabatan, atau harta. Karena itu, Islam mengajarkan umatnya untuk selalu memohon perlindungan kepada Allah SWT agar terhindar dari tipu daya setan.
Allah SWT mengingatkan dalam Al-Qur`an:
إِنَّ الشَّيْطَانَ لَكُمْ عَدُوٌّ فَاتَّخِذُوهُ عَدُوًّا
"Sesungguhnya setan adalah musuh bagimu, maka jadikanlah ia sebagai musuh." (QS. Fathir: 6)
Ayat ini menegaskan bahwa setan tidak pernah berhenti menggoda manusia, termasuk ketika seseorang memegang amanah. Oleh sebab itu, doa menjadi senjata utama seorang muslim agar hatinya tetap lurus.
Salah satu doa yang diajarkan Rasulullah SAW untuk berlindung dari setan adalah:
اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ هَمَزَاتِ الشَّيَاطِينِ وَأَعُوذُ بِكَ رَبِّ أَنْ يَحْضُرُونِ
Allahumma inni a‘ūdzu bika min hamazātisy-syayāṭīn, wa a‘ūdzu bika rabbī an yaḥdhurūn.
Artinya: “Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari godaan setan yang terkutuk, dan aku berlindung kepada-Mu wahai Rabb agar mereka tidak mendekatiku.” (QS. Al-Mu’minun: 97-98)
Doa ini bisa dibaca setiap kali seseorang merasa gelisah, marah, atau ketika menghadapi tanggung jawab besar agar tidak tergoda melakukan kecurangan atau pengkhianatan amanah.