• KEISLAMAN

Memuliakan Anak Yatim, Jalan Mulia Menuju Surga

Yahya Sukamdani | Sabtu, 30/08/2025
Memuliakan Anak Yatim, Jalan Mulia Menuju Surga Ilustrasi foto anak yatim dan orangtua asuh

Terasmuslim.com - Islam menempatkan anak yatim pada posisi yang sangat istimewa. Mereka adalah generasi yang kehilangan kasih sayang orang tua, sehingga umat Islam dianjurkan untuk memuliakan, mengasihi, dan memperhatikan hak-haknya. Rasulullah bersabda: “Aku dan orang yang mengasuh anak yatim akan berada di surga seperti ini,” sambil merapatkan jari telunjuk dan jari tengahnya (HR. Bukhari).

Memuliakan anak yatim bukan sekadar memberikan santunan materi, tetapi juga mencakup perhatian, kasih sayang, serta perlakuan yang membuat mereka merasa dihargai. Islam mengingatkan agar tidak merendahkan atau menyakiti hati anak yatim, sebab doa mereka sangat mustajab dan kedudukannya mulia di sisi Allah .

Dalam kehidupan sehari-hari, wujud nyata memuliakan anak yatim bisa berupa mengajak mereka makan bersama, membantu biaya pendidikan, atau sekadar menemani mereka bermain dengan penuh kehangatan. Hal kecil yang dilakukan dengan ikhlas akan menjadi ladang pahala yang besar.

Selain itu, memuliakan anak yatim juga mengajarkan nilai empati dan solidaritas sosial. Masyarakat yang peduli pada anak yatim akan tumbuh dengan jiwa kebersamaan yang kuat, sehingga ketidakadilan sosial dapat dikurangi. Sikap ini sekaligus menjadi cermin keimanan seorang Muslim.

Oleh karena itu, siapa pun yang memuliakan anak yatim sejatinya sedang menempuh jalan menuju surga. Amal ini termasuk investasi akhirat yang tidak hanya membawa kebaikan untuk anak yatim, tetapi juga menghadirkan keberkahan bagi kehidupan orang yang melakukannya.