• KEISLAMAN

Benarkah Doa Orang yang Dizalimi Cepat Dikabulkan?

Vaza Diva Fadhillah Akbar | Senin, 18/08/2025
Benarkah Doa Orang yang Dizalimi Cepat Dikabulkan? Ilustrasi - orang yang dizalimi (Foto: Ist)

Jakarta, Terasmuslim.com - Di tengah kehidupan, sering kita dengar ungkapan bahwa doa orang yang terzalimi mustajab atau cepat dikabulkan. Lantas, apakah hal tersebut benar adanya menurut ajaran Islam?

Rasulullah SAW dengan tegas menyebut bahwa doa orang yang sedang dizalimi tidak ada penghalang antara dirinya dengan Allah. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Imam Bukhari dari Ibnu Abbas RA, Nabi bersabda:

اتَّقِ دَعْوَةَ الْمَظْلُومِ، فَإِنَّهُ لَيْسَ بَيْنَهَا وَبَيْنَ اللَّهِ حِجَابٌ

"Takutlah kalian terhadap doa orang yang dizalimi, karena sesungguhnya tidak ada penghalang antara doa itu dengan Allah." (HR. Bukhari)

Hadis ini menegaskan betapa kuatnya kedudukan doa orang yang mendapat perlakuan zalim.

Para ulama menafsirkan bahwa Allah Maha Mendengar rintihan hamba-Nya yang tertindas. Ketika seseorang dizalimi, doa yang ia panjatkan bisa langsung diterima tanpa ada penghalang, bahkan sekalipun ia bukan seorang yang taat.

Imam Nawawi dalam syarah Shahih Muslim menjelaskan, doa orang yang terzalimi termasuk doa yang sangat mustajab, baik ia seorang mukmin atau bukan. Karena kezaliman adalah hal yang sangat dibenci Allah, sehingga doa orang yang menjadi korban akan diangkat sebagai bentuk keadilan Ilahi.

Hadis ini sekaligus menjadi peringatan keras agar setiap orang menjauhi perbuatan zalim. Rasulullah SAW bersabda:

إِنَّ الظُّلْمَ ظُلُمَاتٌ يَوْمَ الْقِيَامَةِ

"Sesungguhnya kezaliman adalah kegelapan pada hari kiamat." (HR. Bukhari dan Muslim)

Artinya, pelaku zalim tidak hanya akan menghadapi balasan di dunia berupa terkabulnya doa orang yang ia sakiti, tetapi juga ancaman azab di akhirat.