Ilustrasi - ibadah Haji (Foto: Ist)
Jakarta, Terasmuslim.com - Melaksanakan haji termasuk dalam rukun islam yang ke lima, dan memakai pakaian haji di saat haji merupakan salah satu dari syarat sahnya haji.
Pakaian haji yang digunakan saat haji biasa disebut dengan kain ihram, yakni pakaian khusus yang digunakan jamaah haji atau umroh ketika memasuki miqat.
Bagi laki-laki, kain ihram terdiri dari dua lembar kain putih tanpa jahitan. Satu lembar disarungkan ke pinggang, dan satu lagi diselempangkan ke tubuh bagian atas.
Adapun bagi perempuan, kain ihram adalah pakaian sederhana yang menutup aurat tanpa perhiasan berlebihan.
Dikutip dari beberapa sumber, kain ihram ternyata menyimpan beberapa makna filosofis, diantaranya sebagai simbol persamaan di hadapan Allah. Dengan adanya kewajiban menggunakan pakaian ihram saat melakukan haji, tidak akan terlihat adanya perbedaan antara orang kaya dan orang miskin. Semua orang berdiri di hadapan Allah SWT dalam keadaan setara.
Selain itu, kain ihram juga dapat mengingatkan kita akan kematian karena bentuknya yang mirip dengan kain kafan. Hal ini mengingatkan setiap jamaah bahwa kehidupan di dunia bersifat sementara. Setiap ibadah haji dan umroh menjadi persiapan menuju kehidupan akhirat.
Lebih lanjut, kain ihram juga melambangkan kesucian dan kesederhanaan dimana pada kain ihram tidak ditemukan adanya jahitan, hiasan atau simbol duniawi, sehingga hal tersebut dapat mengajarkan kita untuk merendahkan diri dan fokus pada ibadah
.(Atiqah Zahra juga berkontribusi dalam artikel ini)