• KEISLAMAN

Doa yang Diajarkan Islam Saat Menghadapi Musibah Gempa

Vaza Diva Fadhillah Akbar | Kamis, 31/07/2025
Doa yang Diajarkan Islam Saat Menghadapi Musibah Gempa Ilustrasi - berdoa (Foto: tribunnews)

Jakarta, Terasmuslim.com - Gempa bumi adalah salah satu bencana alam yang tak terduga, sering kali membawa dampak yang luar biasa besar, baik secara fisik maupun emosional.

Dalam menghadapi musibah seperti ini, umat Islam diajarkan untuk tetap bersabar, bertawakal kepada Allah, dan berdoa agar diberikan kekuatan, keselamatan, serta keberkahan.

Islam mengajarkan bahwa setiap ujian atau musibah yang terjadi, baik itu berupa bencana alam atau musibah lainnya, adalah bagian dari takdir Allah yang harus dihadapi dengan kesabaran. Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an surat Al-Baqarah (2:155-156):

"وَلَنَبْلُوَنَّكُم بِشَيْءٍ مِّنَ ٱلْخَوْفِ وَٱلْجُوعِ وَنَقْصٍۢ مِّنَ ٱلْأَمْوَٰلِ وَٱلْأَنفُسِ وَٱلثَّمَرَٰتِ وَبَشِّرِ ٱلصَّٰبِرِينَ ١٥٦ ٱلَّذِينَ إِذَآ أَصَٰبَتْهُمْ مُّصِيبَةٌۭ قَالُوا۟ إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّآ إِلَيْهِ رَٰجِعُونَ" (QS. Al-Baqarah: 155-156)

"Dan sesungguhnya Kami akan menguji kalian dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dan berikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar, yaitu orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan, `Inna lillahi wa inna ilayhi raji`un` (Sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nyalah kami kembali)."

Ayat ini mengingatkan umat Islam bahwa musibah adalah ujian dari Allah yang harus diterima dengan sabar. Ucapan "Inna lillahi wa inna ilayhi raji`un" (Sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nyalah kami kembali) adalah doa yang sering diucapkan oleh umat Islam saat menghadapi musibah atau kehilangan, sebagai bentuk penyerahan diri kepada Allah.

Saat menghadapi musibah gempa bumi, selain sabar, umat Islam dianjurkan untuk membaca doa dan memperbanyak dzikir. Salah satu doa yang diajarkan Rasulullah SAW ketika menghadapi musibah adalah doa berikut:

"اللّهُمَّ اجْعَلْنِي فِيهِ مِنْ أَهْلِ التَّوْفِيقِ وَاللِّسَانِ الصَّادِقِ وَالْقَلْبِ الصَّابِرِ"

"Allahumma ajilni fihi min ahlil tawfiqi wal-lisani as-sadiqi wal-qalbi as-sabiri."

Artinya: "Ya Allah, jadikanlah aku dalam golongan orang-orang yang diberikan taufik, lisan yang jujur, dan hati yang sabar."

Selain itu, Rasulullah SAW juga mengajarkan doa yang bisa dibaca dalam situasi apapun, termasuk saat terjadi musibah gempa bumi:

"اللهم إني أعوذ بك من كل شيء يؤذيني، ومن شر هذا الزلزال."

"Allahumma inni a`udzu bika min kulli shay`in yu`zhini, wa min sharri hadha az-zilzal."

Artinya: "Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari segala sesuatu yang menyakitkan dan dari bahaya gempa bumi ini."

Meningkatkan Keimanan dan Kewaspadaan

Musibah gempa bumi sering kali datang tanpa peringatan. Dalam Islam, setiap musibah yang datang adalah cara Allah mengingatkan umat-Nya untuk lebih mendekatkan diri kepada-Nya.

Doa dan tawakal kepada Allah merupakan langkah utama dalam menghadapi situasi sulit seperti ini. Selain berdoa, umat Islam juga diajarkan untuk tetap waspada, berusaha untuk keselamatan diri, dan memperbaiki diri melalui amal ibadah.