Ilustrasi seseorang sedang berdoa (FOTO: ADVENTISTHEALTHCARE)
Terasmuslim.com - Awal tahun ajaran selalu menjadi masa transisi penting bagi anak-anak. Dari suasana rumah ke lingkungan sekolah, dari rutinitas liburan ke jadwal belajar yang terstruktur—semua menjadi bagian dari adaptasi yang tidak selalu mudah. Bagi sebagian anak, ini adalah momen pertama mereka mengenal dunia pendidikan formal. Bagi yang lain, ini adalah saat menyambut guru baru, suasana baru, dan tantangan baru.
Dalam masa transisi ini, kesiapan lahir dan batin menjadi kunci penting. Bukan hanya perlengkapan sekolah yang harus disiapkan, tapi juga mental dan spiritual anak. Dalam ajaran Islam, setiap langkah sebaiknya diawali dengan doa. Dan berdoa sebelum berangkat sekolah adalah satu amalan kecil yang bisa membawa dampak besar.
Dikutip dari laman Rumah Zakat, berikut adalah doa yang bisa diamalkan anak-anak setiap pagi sebelum berangkat menuntut ilmu:
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَرِزْقًا طَيِّبًا، وَعَمَلًا مُتَقَبَّلًا
Allahumma inni as-aluka ‘ilman naafi’an, wa rizqan thayyiban, wa ‘amalan mutaqabbalan.
Artinya: “Ya Allah, aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang baik, dan amal yang diterima.”
Doa ini sederhana, namun penuh makna. Anak-anak belajar bahwa ilmu yang dicari bukan sekadar untuk nilai atau prestasi, melainkan sebagai amanah yang akan membawa keberkahan jika diiringi niat yang benar dan usaha yang tulus.
Mengajarkan anak untuk berdoa sebelum berangkat sekolah bukan hanya soal ritual. Ini adalah bentuk tawakal—menyandarkan harapan pada Allah setelah berikhtiar. Doa ini juga menjadi penyemangat di pagi hari, memberikan ketenangan batin dan meningkatkan kepercayaan diri anak saat menghadapi pelajaran.
Kebiasaan ini melatih anak untuk memahami bahwa belajar adalah bagian dari ibadah. Rasulullah SAW bersabda:
“Barang siapa menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan mudahkan baginya jalan menuju surga.”
(HR. Muslim)
Dengan menanamkan nilai ini sejak dini, anak-anak akan memandang sekolah bukan sekadar tempat belajar, tetapi sebagai ladang pahala yang bernilai tinggi di sisi Allah.
Selain doa, orang tua juga bisa menambahkan amalan ringan lain sebagai pembuka hari, seperti bersedekah sebelum berangkat. Uang receh yang disisihkan bisa menjadi pembuka rezeki dan melembutkan hati anak. Kebaikan kecil ini akan membentuk karakter peduli dan ringan tangan sejak usia dini.
Mengawali pagi dengan doa bersama juga menjadi cara untuk mempererat hubungan emosional antara anak dan orang tua. Dalam suasana yang hangat, anak akan merasa lebih diterima, tenang, dan siap menghadapi hari-hari sekolahnya.
Mengajak anak memahami bahwa menuntut ilmu bukan hanya soal angka dan ranking akan membuka cara pandang yang lebih luas. Nilai boleh menjadi motivasi, tetapi keberkahan dan akhlak adalah fondasi yang jauh lebih penting dalam perjalanan hidup mereka.
Dengan mengiringi masa awal sekolah dengan doa, semangat, dan dukungan emosional, anak-anak akan tumbuh menjadi pribadi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tapi juga kuat secara spiritual. Semoga bermanfaat. Semoga langkah kecil ini menjadi pembuka jalan bagi ilmu yang bermanfaat, rezeki yang halal, dan amal yang diterima. Aamiin. (*)