• KEISLAMAN

Jangan Terburu-Buru Bangkit Setelah Shalat, Ini Keutamaannya dalam Islam

Yahya Sukamdani | Sabtu, 12/07/2025
Jangan Terburu-Buru Bangkit Setelah Shalat, Ini Keutamaannya dalam Islam Ilustrasi dzikir setelah shalat

Terasmuslim.com - Dalam kehidupan modern yang serba cepat, tak jarang kita menyaksikan orang-orang langsung berdiri dan meninggalkan tempat begitu shalat selesai. Padahal, dalam ajaran Islam, ada banyak keutamaan yang tersembunyi di balik ketenangan pasca shalat. Rasulullah ﷺ sendiri memberi teladan agar umatnya tidak tergesa-gesa bangkit setelah salam, melainkan menyempatkan diri untuk berdzikir, berdoa, dan menenangkan hati.

Shalat bukan hanya soal gerakan dan bacaan, tetapi juga tentang kekhusyukan dan hubungan batin dengan Allah. Setelah salam, suasana spiritual masih terasa kuat. Saat itu adalah momen terbaik untuk menguatkan keimanan dan memohon ampunan. Karena itu, meninggalkan tempat shalat dengan tergesa-gesa bisa jadi melewatkan limpahan rahmat yang sedang turun.

Para ulama pun menegaskan pentingnya duduk sejenak setelah shalat. Bukan hanya sebagai bentuk adab, tetapi juga sebagai bagian dari penyempurna ibadah. Dalam banyak riwayat, waktu pasca shalat adalah saat terbaik untuk berdzikir, memohon rezeki, serta perlindungan dari keburukan dunia dan akhirat.

Keutamaan tidak tergesa-gesa berdiri setelah shalat

  1. Mendapat pahala dzikir
    Nabi Muhammad ﷺ bersabda:

“Barangsiapa yang duduk di tempat shalatnya setelah shalat, lalu berdzikir kepada Allah, maka para malaikat akan mendoakannya…” (HR. Ahmad dan Abu Dawud).
Dzikir selepas shalat, terutama dengan bacaan yang diajarkan Rasulullah, memiliki nilai pahala yang luar biasa. Menyempatkan waktu untuk dzikir akan mengundang keberkahan dan doa dari malaikat.

  1. Tanda kesempurnaan ibadah
    Ulama salaf menyebutkan bahwa tergesa-gesa bangkit setelah shalat tanpa berdzikir merupakan tanda kurangnya kesempurnaan dalam ibadah. Sebaliknya, orang yang tenang setelah shalat menunjukkan adab yang baik dan kedalaman iman.
  2. Momen mustajab untuk berdoa
    Banyak riwayat yang menyebut bahwa waktu setelah shalat adalah saat yang mustajab untuk memanjatkan doa. Dalam suasana suci dan hati yang khusyuk, doa lebih mudah dikabulkan oleh Allah.
  3. Didoakan oleh malaikat
    Dalam hadits riwayat Imam Bukhari dan Muslim disebutkan bahwa:

“Malaikat mendoakan orang yang tetap berada di tempat shalatnya selama ia tidak berbuat hal yang mengganggu dan ia dalam keadaan suci.”
Doa para malaikat adalah keberkahan luar biasa yang sayang jika dilewatkan hanya karena tergesa-gesa.

  1. Melatih ketenangan jiwa
    Duduk tenang setelah shalat adalah latihan spiritual yang membantu menenangkan jiwa dan pikiran. Hal ini sangat dibutuhkan di tengah hiruk pikuk dunia yang sering membuat manusia gelisah dan terburu-buru.
  2. Menunjukkan rasa syukur
    Tidak langsung bangkit setelah shalat juga merupakan bentuk rasa syukur kepada Allah. Dengan menyempatkan waktu sejenak, seorang Muslim menunjukkan bahwa ia menghargai momen ibadah dan tidak hanya ingin ‘menyelesaikan kewajiban’ semata.
  3. Meneladani sunnah Rasulullah ﷺ
    Rasulullah dikenal tidak langsung bangkit dari tempat shalatnya setelah mengucap salam. Beliau berdzikir terlebih dahulu, baru kemudian beranjak. Meneladani beliau berarti mengikuti jalan yang terbaik dalam ibadah.

Islam mengajarkan ketenangan dan kekhusyukan, bahkan setelah ibadah selesai. Tidak tergesa-gesa bangkit dari tempat shalat adalah cerminan dari adab, rasa syukur, serta kesadaran spiritual seorang hamba. Maka, jangan sia-siakan momen setelah shalat hanya karena ingin segera kembali ke urusan dunia. Duduklah sejenak, berdzikirlah, dan rasakan limpahan rahmat Allah ﷻ.

Keywords :