• KEISLAMAN

Rasulullah Larang Meniup Air Minum, Ini Penjelasan dan Hikmahnya

Yahya Sukamdani | Rabu, 02/07/2025
Rasulullah Larang Meniup Air Minum, Ini Penjelasan dan Hikmahnya Ilustrasi foto meniup ke dalam gelas

Terasmuslim.com - Dalam ajaran Islam, setiap aspek kehidupan memiliki adab yang diajarkan oleh Rasulullah ﷺ, termasuk dalam hal makan dan minum. Salah satu yang kerap dilupakan namun memiliki dampak besar adalah larangan meniup atau bernapas ke dalam gelas saat minum.

Larangan tersebut bersumber dari hadis sahih yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim. Dalam sebuah riwayat dari Abu Qatadah disebutkan, Nabi Muhammad ﷺ bersabda: “Apabila salah seorang dari kalian minum, maka janganlah ia bernapas di dalam bejana.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Larangan ini bukan tanpa alasan. Para ulama menjelaskan bahwa bernapas ke dalam gelas atau bejana tempat minum dapat mengotori air, menyebarkan kuman, atau bahkan menyebabkan ketidaknyamanan bagi orang lain yang ikut menggunakan wadah yang sama. Secara medis, meniup air juga dapat membawa bakteri dari mulut ke dalam air yang akan diminum.

Selain dari sisi kebersihan, larangan ini juga mengajarkan adab mulia dalam bersikap. Rasulullah ﷺ mengajarkan agar seseorang tidak minum sekaligus dalam satu tegukan besar, melainkan dilakukan dalam tiga kali tegukan, dan bernapas di luar gelas, bukan di dalamnya.

Dalam praktiknya, jika seseorang ingin bernapas saat minum, maka ia dianjurkan menjauhkan gelas terlebih dahulu dari mulutnya, lalu baru bernapas, kemudian kembali minum. Hal ini merupakan bentuk etika dan kehati-hatian yang sejalan dengan nilai-nilai Islam yang penuh kesantunan.

Meski terlihat sederhana, ajaran ini menjadi bagian dari teladan Rasulullah dalam menjaga kebersihan, kesehatan, dan adab dalam kehidupan sehari-hari. Sebuah pesan bahwa Islam tidak hanya mengatur hubungan manusia dengan Tuhan, tetapi juga dengan sesama dan lingkungan sekitarnya.

Keywords :