• KEISLAMAN

Malam Jumat dan Al-Kahfi, Cahaya di Antara Dua Pekan, Ini Penjelasannya

Yahya Sukamdani | Jum'at, 13/06/2025
Malam Jumat dan Al-Kahfi, Cahaya di Antara Dua Pekan, Ini Penjelasannya Ilustrasi membaca Al Quran (Foto: Ist)

Terasmuslim.com - Di antara malam-malam yang dianjurkan untuk memperbanyak ibadah, malam Jumat menyimpan keistimewaan yang tidak dimiliki hari lainnya. Banyak umat Muslim yang mengisi malam Jumat dengan dzikir, bersalawat, dan membaca surah pilihan dari Al-Qur’an. Salah satu yang paling masyhur dibaca pada malam itu adalah Surah Al-Kahfi.

Tak sedikit yang menjadikannya sebagai rutinitas setiap Kamis malam. Ada ketenangan yang datang bersamaan dengan lantunan ayat-ayatnya. Namun lebih dari sekadar tradisi, membaca Surah Al-Kahfi di malam Jumat ternyata memiliki keutamaan luar biasa yang dijelaskan langsung oleh Nabi Muhammad ﷺ.

Dari hadis-hadis yang sahih, keutamaan itu bukan hanya menyentuh sisi spiritual, tetapi juga menjadi pelindung dari fitnah besar di akhir zaman. Berikut beberapa keistimewaan membaca Surah Al-Kahfi pada malam Jumat yang bisa menjadi pengingat sekaligus penyemangat bagi siapa pun yang ingin dekat dengan Al-Qur’an.

Disinari cahaya hingga jumat berikutnya

Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Al-Hakim dan dinilai sahih oleh Al-Albani, Rasulullah ﷺ bersabda:

“Barangsiapa membaca Surah Al-Kahfi pada hari Jumat, maka akan dipancarkan cahaya untuknya di antara dua Jumat.”

Cahaya ini menjadi simbol penjagaan dari Allah. Sebuah limpahan ketenangan, petunjuk, dan keberkahan yang menerangi perjalanan hidup sang pembaca selama sepekan penuh.

Terlindung dari fitnah dajjal

Satu lagi keutamaan penting adalah perlindungan dari fitnah Dajjal. Dalam hadis riwayat Muslim, Nabi bersabda:

“Barangsiapa menghafal sepuluh ayat pertama dari Surah Al-Kahfi, maka ia akan terlindungi dari fitnah Dajjal.”

Beberapa riwayat menyebut sepuluh ayat terakhir. Para ulama pun menganjurkan membaca seluruh surah Al-Kahfi setiap Jumat sebagai ikhtiar menyiapkan diri menghadapi zaman fitnah.

Membawa pesan iman yang kokoh

Bukan tanpa sebab Surah Al-Kahfi dipilih. Di dalamnya terdapat empat kisah utama: pemuda gua (Ashabul Kahfi), dua pemilik kebun, Musa dan Khidir, serta Dzulqarnain. Semua kisah itu sarat pelajaran tentang keimanan, keteguhan, dan kerendahan hati di tengah ujian duniawi.

Setiap kisah seakan menjadi cermin untuk kita yang hidup di zaman penuh godaan dan keraguan. Membacanya bukan hanya menambah pahala, tetapi memperkuat fondasi iman.

Kapan waktu terbaik membacanya?

Menurut banyak ulama, waktu yang dianjurkan untuk membaca surah ini adalah:

  • Sejak Maghrib Kamis malam hingga
  • Menjelang Maghrib di hari Jumat.

Artinya, malam Jumat sudah dimulai sejak malam sebelumnya. Maka, menyempatkan diri membacanya selepas isya di malam Kamis adalah pilihan bijak.

Malam Jumat bukan sekadar malam biasa. Ia adalah waktu istimewa yang bisa menjadi titik balik dari rutinitas dunia yang melelahkan. Membaca Surah Al-Kahfi di malam Jumat adalah bentuk cinta kepada Al-Qur’an dan upaya untuk mendapatkan cahaya dalam hidup bukan cahaya yang tampak, melainkan yang menenangkan hati dan membimbing langkah.

Jadikan malam Jumat bukan hanya untuk istirahat fisik, tapi juga penyembuhan jiwa lewat ayat-ayat langit yang penuh pelajaran.