• KEISLAMAN

Apakah Boleh Mencela Makanan Menurut Islam, Ini Penjelasannya

Yahya Sukamdani | Rabu, 21/05/2025
Apakah Boleh Mencela Makanan Menurut Islam, Ini Penjelasannya Ilustrasi mencela makanan (Foto: AI)

Terasmuslim.com - Mencela makanan dalam Islam merupakan perbuatan yang dilarang dan bertentangan dengan adab serta akhlak Rasulullah ﷺ. Islam mengajarkan umatnya untuk menghargai nikmat Allah, termasuk dalam bentuk makanan, sekecil atau sesederhana apapun itu.

Berikut penjelasan lengkapnya:

1. Larangan mencela makanan dalam hadits

Rasulullah SAW tidak pernah mencela makanan, meskipun tidak menyukainya. Dalam hadits shahih disebutkan:

Rasulullah SAW tidak pernah mencela makanan sama sekali. Jika beliau menyukainya, beliau akan memakannya, dan jika tidak suka, beliau meninggalkannya.”
(HR. Bukhari no. 5409 dan Muslim no. 2064)

Hadits ini menjadi dasar utama larangan mencela makanan, baik karena rasanya, tampilannya, atau karena tidak sesuai selera pribadi.

2. Makanan adalah nikmat dari Allah

Setiap makanan yang hadir di hadapan kita adalah bentuk rezeki dan karunia dari Allah SWT. Mencelanya berarti kurang bersyukur terhadap nikmat tersebut. Dalam Al-Qur’an, Allah berfirman:

“Kemudian kamu pasti akan ditanyai tentang nikmat (yang diberikan kepadamu).”
(QS. At-Takatsur: 8)

Makanan yang kita terima, meski sedikit atau sederhana, harus dihormati karena merupakan bagian dari nikmat itu.

3. Mencela bisa menyakiti perasaan orang lain

Jika makanan itu dimasak atau disiapkan oleh seseorang, mencelanya juga bisa menyakiti hati orang tersebut. Dalam Islam, menjaga perasaan sesama Muslim termasuk bagian dari akhlak mulia.

“Barangsiapa yang tidak bersyukur kepada manusia, maka ia tidak bersyukur kepada Allah.”
(HR. Tirmidzi no. 1954)

Mencela makanan bisa berarti tidak menghargai usaha dan kebaikan orang lain.

4. Bentuk kesombongan dan ketidaksyukuran

Mencela makanan karena tidak sesuai standar pribadi bisa mencerminkan kesombongan, seolah-olah makanan itu tidak pantas untuk kita. Padahal, banyak orang di luar sana kelaparan dan tidak bisa makan setiap hari.

5. Solusi jika tidak suka makanan

Islam memberikan jalan keluar yang sangat santun dan bijak. Jika kita tidak menyukai makanan tertentu:

  • Tidak perlu mencela atau mengomentari buruknya
  • Tinggalkan dengan sopan, sebagaimana Rasulullah SAW lakukan
  • Jika memungkinkan, beri masukan dengan halus dan tidak di depan umum

Mencela makanan bukan hanya soal adab, tetapi juga menyangkut syukur kepada Allah, penghormatan kepada sesama, dan cerminan akhlak mulia. Islam mengajarkan kita untuk menjaga lisan, bahkan dalam hal yang tampak remeh seperti makan.

“Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaklah ia berkata yang baik atau diam.”
(HR. Bukhari dan Muslim)