• KEISLAMAN

Jelang Hari Raya Idul Adha 2025, Ini Jadwal Lengkap Puasa Sunnah Dzulhijjah dan Arafah

Vaza Diva Fadhillah Akbar | Selasa, 13/05/2025
Jelang Hari Raya Idul Adha 2025, Ini Jadwal Lengkap Puasa Sunnah Dzulhijjah dan Arafah Ilustrasi orang berbuka puasa dengan yang manis (Foto: Kompas)

Terasmuslim.com - Menjelang salah satu perayaan penting dalam Islam, Idul Adha, banyak umat Muslim mulai mencari tahu informasi mengenai kapan waktu terbaik untuk melaksanakan puasa sunnah yang dianjurkan. Di antara puasa yang memiliki nilai keutamaan tinggi adalah puasa Arafah yang dilaksanakan sehari sebelum Idul Adha. Karenanya, mengetahui tanggal pastinya menjadi hal yang penting agar ibadah bisa dijalankan secara maksimal.

Biasanya, informasi terkait jadwal puasa ini disampaikan melalui kalender Hijriah yang dirilis oleh pemerintah atau lembaga keagamaan. Informasi ini menjadi acuan penting bagi umat Islam dalam menyusun jadwal ibadah serta aktivitas lainnya, terutama bagi mereka yang ingin memperbanyak amal saleh menjelang hari besar tersebut.

Momentum ini juga sering dimanfaatkan oleh umat Muslim untuk memperdalam pemahaman spiritual, termasuk menelaah keutamaan puasa Arafah dan hikmah di balik pelaksanaannya. Pertanyaan seperti “kapan puasa Idul Adha dilaksanakan?” menjadi pintu masuk untuk mendalami lebih jauh nilai-nilai yang terkandung dalam ibadah tersebut, sebagaimana yang dicontohkan Rasulullah SAW.

Memasuki bulan Mei 2025, masyarakat Muslim di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia, mulai mencermati pergerakan tanggal dalam kalender Hijriah. Hal ini penting bukan hanya untuk kebutuhan ibadah, tetapi juga untuk menyambut momen-momen istimewa dalam Islam. Terutama dua bulan mulia yang jatuh di bulan Mei, yaitu Dzulqa’dah dan Dzulhijjah 1446 H. Keduanya termasuk dalam bulan-bulan haram yang sangat dihormati dalam Islam, dan menjadi waktu penting untuk meningkatkan kualitas ibadah.

Berdasarkan perhitungan kalender, awal bulan Dzulhijjah tahun ini diperkirakan akan dimulai pada 28 Mei 2025. Hal ini berarti bahwa umat Islam sudah dapat mulai menunaikan puasa sunnah sejak hari tersebut.

Berikut ini adalah prediksi jadwal pelaksanaan puasa sunnah menjelang Idul Adha 2025:

  • Puasa Dzulhijjah (1–7 Dzulhijjah): 28 Mei – 3 Juni 2025

  • Puasa Tarwiyah (8 Dzulhijjah): 4 Juni 2025

  • Puasa Arafah (9 Dzulhijjah): 5 Juni 2025

  • Idul Adha (10 Dzulhijjah): Jumat, 6 Juni 2025

Dengan demikian, umat Islam dianjurkan untuk menjalankan puasa Arafah pada hari Kamis, 5 Juni 2025. Puasa ini menjadi kesempatan emas bagi mereka yang tidak sedang berhaji untuk mendapatkan pahala besar dan ampunan dari Allah SWT.

Ulama dan organisasi Islam seperti Nahdlatul Ulama (NU) juga menganjurkan umat Islam untuk melaksanakan puasa sembilan hari pertama bulan Dzulhijjah, yang mencakup puasa Dzulhijjah, Tarwiyah, dan Arafah. Walaupun yang paling utama adalah puasa pada tanggal 8 dan 9 Dzulhijjah, kesembilan hari tersebut merupakan momen emas untuk memperbanyak ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah.

Penjelasan Singkat tentang Tiga Puasa Utama Menjelang Idul Adha:

  1. Puasa Dzulhijjah (1–7 Dzulhijjah)
    Puasa di tujuh hari pertama bulan Dzulhijjah sangat dianjurkan karena amal saleh di sepuluh hari ini sangat dicintai oleh Allah SWT. Ini menjadi bentuk persiapan spiritual sebelum menyambut hari raya kurban.

  2. Puasa Tarwiyah (8 Dzulhijjah)
    Walaupun dalilnya tidak sekuat puasa Arafah, banyak ulama menyebut bahwa puasa Tarwiyah tetap memiliki nilai ibadah yang tinggi. Hari ini juga bertepatan dengan awal perjalanan jamaah haji menuju Arafah.

  3. Puasa Arafah (9 Dzulhijjah)
    Puasa ini memiliki keistimewaan luar biasa. Rasulullah SAW menyebut bahwa puasa Arafah dapat menghapus dosa setahun sebelumnya dan setahun setelahnya. Karena itu, ibadah ini sangat dianjurkan bagi umat Islam yang tidak sedang melaksanakan ibadah haji.

Keutamaan Puasa Menjelang Idul Adha:

  1. Penghapusan Dosa
    Keutamaan paling menonjol dari puasa Arafah adalah pengampunan dosa selama dua tahun. Ini menjadi bukti besar kasih sayang Allah kepada hamba-Nya yang ikhlas dalam beribadah.

  2. Pahala Berlipat Ganda
    Amalan-amalan di awal bulan Dzulhijjah akan diganjar dengan pahala berlipat. Ini mencakup puasa, sedekah, dzikir, dan ibadah lainnya. Waktu ini sangat cocok untuk memperkuat ibadah.

  3. Mendekatkan Diri kepada Allah
    Dengan berpuasa, seorang Muslim bisa lebih fokus dalam ibadah, meningkatkan kedekatan hati dengan Allah, dan memperbaiki akhlak serta sikap spiritualnya.

  4. Penyucian Jiwa Menjelang Idul Adha
    Puasa sunnah menjadi media untuk membersihkan diri dari berbagai sifat buruk dan mempersiapkan diri menyambut hari raya dengan hati yang suci dan tenang.

  5. Menambah Keberkahan di Hari Raya
    Puasa sebelum Idul Adha akan memberikan suasana yang lebih sakral dan penuh syukur saat hari raya tiba. Ini menjadi bekal untuk merayakan Idul Adha dengan penuh makna dan rasa syukur yang mendalam.

Dengan demikian, puasa sebelum Idul Adha bukan hanya ibadah sunnah, tetapi juga jalan menuju peningkatan kualitas keimanan. Bagi umat Islam yang ingin menyambut Idul Adha dengan penuh berkah, inilah saatnya untuk mempersiapkan diri secara spiritual dan memperbanyak amal ibadah.