Ilustrasi celana diatas mata kaki
Terasmuslim.com - Prinsip dalam berpakaian dalam Islam adalah kesopanan, kesucian, dan menjauhi kesombongan.
Seorang Muslim yang menjaga adab berpakaian sesuai sunnah, insya Allah mendapat tambahan kemuliaan di dunia dan akhirat. "Sesungguhnya orang yang paling mulia di sisi Allah adalah yang paling bertakwa." (QS. Al-Hujurat: 13). Berikut penjelasannya :
Rasulullah ﷺ secara tegas melarang seorang lelaki menjulurkan pakaian melewati mata kaki (isbal), terutama jika disertai sikap sombong.
Beberapa hadits tentang hal ini:
"Apa saja yang berada di bawah mata kaki dari kain (pakaian) maka tempatnya di neraka."
(HR. Bukhari no. 5787)
"Tiga golongan yang Allah tidak akan melihat mereka pada hari kiamat: orang yang berbuat isbal (memanjangkan kain di bawah mata kaki) karena sombong, orang yang mengungkit-ungkit pemberian, dan orang yang menjual dagangan dengan sumpah palsu."
(HR. Muslim no. 106)
Ada dua pendapat ulama:
Kesimpulan kuat:
Lebih selamat bagi seorang Muslim untuk menghindari memanjangkan pakaian melebihi mata kaki, baik dengan sombong atau tanpa sombong.
Celana atau sarung sebaiknya ujungnya di atas mata kaki, agar selamat dari ancaman hadits tersebut.
Dalilnya:
"Allah tidak akan menerima shalat wanita yang tidak menutupi dirinya dengan jilbab." (HR. Abu Dawud no. 641)
Kesimpulan :