• KEISLAMAN

Tata Cara Shalat Tahajud, Ini Penjelasannya

Yahya Sukamdani | Selasa, 29/04/2025
Tata Cara Shalat Tahajud, Ini Penjelasannya Ilustrasi orang berdoa (Foto: Istockphoto)

Terasmuslim.com - Salat tahajud adalah salah satu ibadah sunnah yang memiliki kedudukan istimewa dalam Islam. Disebut juga sebagai qiyamul lail (salat malam), tahajud dilakukan pada waktu malam setelah tidur, dan merupakan salah satu bentuk pendekatan diri yang paling dicintai Allah.
Sebelum masuk ke langkah-langkah teknisnya, mari kita pahami sedikit pengantar tentang keutamaan tahajud terlebih dahulu. Allah ﷻ berfirman dalam Al-Qur`an:

"Dan pada sebagian malam hari bertahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu; mudah-mudahan Tuhanmu mengangkatmu ke tempat yang terpuji."
(QS. Al-Isra: 79)

Rasulullah ﷺ pun bersabda:

"Shalat yang paling utama setelah shalat wajib adalah shalat malam."
(HR. Muslim no. 1163)

Salat tahajud menjadi sarana penting untuk berdoa, bermunajat, meminta ampunan, dan mendapatkan pertolongan Allah. Waktu terbaik untuk tahajud adalah di sepertiga malam terakhir, saat Allah turun ke langit dunia, sebagaimana dalam banyak hadits shahih.

Tata Cara Salat Tahajud

  1. Niat di Dalam Hati
    Seperti semua ibadah, niat dilakukan dalam hati. Tidak perlu diucapkan. Cukup tekad dalam hati bahwa kita akan melaksanakan salat tahajud karena Allah.
  2. Tidur Sebelumnya (Disunnahkan)
    Disunnahkan tidur sejenak terlebih dahulu sebelum salat tahajud. Inilah yang membedakannya dari qiyamul lail secara umum.
  3. Bangun di Malam Hari
    Bangun pada sepertiga malam terakhir adalah waktu yang paling afdhal. Sepertiga malam terakhir kira-kira dari jam 2 pagi hingga menjelang subuh, tergantung lokasi masing-masing.
  4. Bersuci (Wudhu)
    Setelah bangun, disunnahkan untuk:
  • Membaca doa bangun tidur.
  • Bersiwak (membersihkan mulut).
  • Berwudhu sebagaimana wudhu untuk salat wajib.
  1. Salat Dua Rakaat Dua Rakaat
  • Salat tahajud dilakukan dengan dua rakaat salam, dua rakaat salam (bukan empat rakaat langsung).
  • Rasulullah ﷺ bersabda:

"Salat malam itu dua rakaat-dua rakaat."
(HR. Bukhari no. 990 dan Muslim no. 749)

  1. Jumlah Rakaat
  • Tidak ada batasan minimal, tapi sebagian ulama menyebut minimal dua rakaat.
  • Untuk maksimal, Rasulullah ﷺ biasa salat malam 11 rakaat (termasuk witir), berdasarkan riwayat Aisyah radhiyallahu `anha:

“Tidak pernah Nabi ﷺ menambah di bulan Ramadan maupun di bulan lainnya lebih dari 11 rakaat.”
(HR. Bukhari no. 1147 dan Muslim no. 738)

  1. Membaca Surah Setelah Al-Fatihah
  • Setiap rakaat setelah membaca Al-Fatihah, dianjurkan membaca surah lainnya.
  • Boleh membaca surah pendek atau panjang sesuai kemampuan.
  1. Salat Witir
  • Setelah selesai tahajud, disunnahkan menutup salat malam dengan witir.
  • Salat witir bisa dilakukan satu rakaat saja, atau tiga rakaat sekaligus.
  1. Doa Setelah Salat
  • Setelah selesai tahajud, dianjurkan berdoa memohon kebaikan dunia dan akhirat.
  • Saat tahajud adalah waktu mustajab untuk berdoa, manfaatkan untuk memohon ampunan, hidayah, rizki, atau keperluan lainnya.

Ringkasan Urutan Praktis

  1. Tidur terlebih dahulu (sejenak).
  2. Bangun pada malam hari (sebaiknya sepertiga malam terakhir).
  3. Berwudhu dan bersiwak.
  4. Niat salat tahajud dalam hati.
  5. Salat dua rakaat satu salam, ulangi sesuai kemampuan.
  6. Tutup dengan salat witir.
  7. Berdoa dan bermunajat.

Keywords :