Musholla dekat Kabah
Teras muslim.com - Di kota suci Makkah, pusat ibadah utama umat Islam adalah Masjidil Haram, yang di dalamnya terdapat Ka`bah, kiblat seluruh Muslim di dunia. Karena keagungan dan keluasannya, seluruh kawasan Masjidil Haram berfungsi sebagai "surau" atau tempat salat, sehingga tidak ditemukan surau dalam pengertian kecil seperti di Indonesia yang berdiri terpisah dari masjid utama. Namun, jika yang dimaksud adalah tempat-tempat salat yang lebih kecil atau khusus di sekitar area Ka`bah, maka berikut ini penjelasan lengkapnya:
Masjidil Haram memiliki luas lebih dari 356.000 meter persegi, dan hampir seluruh sudut di dalamnya dipenuhi jamaah yang salat, terutama saat waktu salat fardhu. Jamaah bisa menunaikan salat di:
Semua area ini dipenuhi saf salat yang terus-menerus digunakan, siang dan malam, sehingga dalam praktiknya tidak ada kebutuhan mendesak akan "surau" tersendiri seperti di tempat lain.
Jika Anda mencari tempat salat kecil atau musholla di sekitar Masjidil Haram—misalnya untuk istirahat, salat sunah, atau mencari ketenangan—ada beberapa tempat yang dapat dijadikan alternatif:
Hampir semua hotel bintang 3 hingga 5 di sekitar Ka`bah menyediakan musala internal di lantai bawah atau dekat lobi. Musala ini sering digunakan oleh tamu hotel yang tidak sempat ke dalam masjid.
Beberapa pusat perbelanjaan seperti:
… juga memiliki area salat khusus yang bisa digunakan, walau tidak seideal salat di dalam Masjidil Haram itu sendiri.
Saat Masjidil Haram penuh, jamaah sering melakukan salat berjamaah di pelataran luar masjid. Meskipun terbuka, area ini tetap dihormati dan difungsikan seperti musholla, terutama saat waktu salat tiba.
Masjidil Haram memiliki area salat khusus untuk wanita, yang letaknya:
Tempat-tempat ini dijaga dan diatur oleh petugas wanita, dan fungsinya mirip seperti surau kecil karena khusus untuk kalangan tertentu.
Dengan kata lain, konsep surau seperti yang kita kenal di Indonesia tidak diterapkan di Makkah, terutama di sekitar Ka`bah. Seluruh Masjidil Haram dan sekitarnya telah difungsikan sebagai tempat ibadah secara penuh. Jika Anda sedang berada di Makkah dan ingin menunaikan salat dengan lebih tenang, Anda bisa memilih area yang agak ke pinggir Masjidil Haram, di lantai atas, atau menggunakan musholla di hotel atau pusat perbelanjaan sekitar.