• KEISLAMAN

Masjid-Masjid Ikonik di Jakarta

Vaza Diva Fadhillah Akbar | Senin, 24/03/2025
Masjid-Masjid Ikonik di Jakarta Ilustrasi Masjid Istiqlal (Foto: expedia)

Terasmuslim.com - Jakarta, sebagai ibu kota Indonesia, tidak hanya dikenal sebagai pusat bisnis dan pemerintahan, tetapi juga memiliki jejak sejarah Islam yang kuat. Sejumlah masjid ikonik di Jakarta menjadi saksi bisu perkembangan agama Islam di tanah air serta menyimpan nilai sejarah dan budaya yang tinggi. Berikut beberapa masjid bersejarah yang patut dikunjungi di Jakarta:

1. Masjid Istiqlal: Simbol Kemerdekaan dan Persatuan

Masjid Istiqlal adalah masjid terbesar di Asia Tenggara dan menjadi salah satu ikon kebanggaan Indonesia. Dibangun pada tahun 1961 dan diresmikan pada 1978, masjid ini dirancang oleh arsitek non-Muslim, Friedrich Silaban, sebagai simbol toleransi dan persatuan bangsa. Terletak di jantung Jakarta, berseberangan dengan Gereja Katedral, Masjid Istiqlal juga sering dikunjungi oleh tokoh-tokoh dunia, termasuk Presiden Amerika Serikat Barack Obama dan Raja Salman dari Arab Saudi.

2. Masjid Sunda Kelapa: Masjid dengan Arsitektur Unik

Terletak di kawasan Menteng, Masjid Sunda Kelapa memiliki desain arsitektur modern yang unik. Berbeda dari kebanyakan masjid yang memiliki kubah, masjid ini justru memiliki atap menyerupai layar perahu sebagai simbol perjalanan dakwah Islam di Nusantara. Masjid ini terkenal sebagai tempat kajian Islam dan sering menjadi pilihan untuk akad nikah karena suasananya yang nyaman dan asri.

3. Masjid Al-Azhar: Pusat Pendidikan Islam

Masjid Al-Azhar di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, didirikan pada tahun 1953 dan menjadi bagian dari kompleks pendidikan Islam Al-Azhar yang terkenal. Masjid ini berperan penting dalam pengembangan dakwah dan pendidikan Islam di Indonesia. Dengan arsitektur khas Timur Tengah dan suasana yang religius, masjid ini menjadi pusat kajian Islam serta tempat ibadah yang ramai dikunjungi.

4. Masjid Cut Meutia: Jejak Sejarah di Tengah Kota

Masjid Cut Meutia memiliki sejarah yang unik. Awalnya, bangunan ini adalah kantor arsitektur Belanda yang kemudian dialihfungsikan menjadi masjid. Berlokasi di kawasan Menteng, masjid ini memiliki arsitektur kolonial yang dipadukan dengan sentuhan Islam. Tanpa kubah dan menara, masjid ini tetap memiliki daya tarik tersendiri bagi umat Islam yang ingin beribadah sekaligus menikmati keindahan sejarahnya.

5. Masjid Jami Angke: Warisan Sejarah dari Zaman Kolonial

Masjid Jami Angke terletak di kawasan Tambora, Jakarta Barat, dan merupakan salah satu masjid tertua di Jakarta. Dibangun pada abad ke-18, masjid ini memiliki perpaduan arsitektur Betawi, Tionghoa, dan Arab yang mencerminkan keberagaman budaya Islam di Indonesia. Bangunan masjid yang masih kokoh hingga saat ini menjadi bukti sejarah perkembangan Islam di Batavia (Jakarta pada masa kolonial).

Masjid-masjid ini tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga menyimpan nilai sejarah dan budaya yang tinggi. Keindahan arsitektur dan kisah di balik pembangunannya menjadikan masjid-masjid ini sebagai destinasi religi yang menarik untuk dikunjungi di Jakarta.