• KISAH

Nuzulul Quran, Momen Turunnya Wahyu Pertama kepada Nabi Muhammad

Vaza Diva Fadhillah Akbar | Minggu, 23/03/2025
Nuzulul Quran, Momen Turunnya Wahyu Pertama kepada Nabi Muhammad Ilustrasi (Foto: Inewsid)

Terasmuslim.com - Nuzulul Quran merupakan peristiwa bersejarah dalam Islam, yaitu turunnya wahyu pertama kepada Nabi Muhammad SAW. Peristiwa ini terjadi di Gua Hira, saat Rasulullah sedang berkhalwat untuk mencari ketenangan dan merenungi keadaan masyarakat Arab pada masa itu.

Dalam malam yang penuh berkah, Malaikat Jibril datang membawa wahyu pertama dari Allah SWT. Sebagaimana diriwayatkan dalam hadis, Jibril berkata, Iqra (Bacalah!), tetapi Nabi yang ummi (tidak bisa membaca) menjawab bahwa ia tidak bisa membaca. Perintah ini diulang hingga tiga kali, dan akhirnya, Jibril menyampaikan firman Allah yang tercantum dalam Surat Al-`Alaq ayat 1-5:

"Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmulah yang Maha Pemurah, yang mengajarkan (manusia) dengan pena. Dia mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya." (QS. Al-`Alaq: 1-5).

Sejak saat itu, wahyu turun secara berangsur-angsur selama 23 tahun hingga Al-Quran menjadi sempurna. Nuzulul Quran diyakini terjadi pada malam 17 Ramadan, meskipun sebagian ulama berpendapat bahwa wahyu pertama bisa saja turun pada malam Lailatul Qadar yang jatuh di salah satu malam ganjil di 10 hari terakhir Ramadan.

Peristiwa ini menjadi titik awal kenabian Rasulullah SAW dan menandai tugas beliau dalam menyampaikan Islam kepada umat manusia. Sejak turunnya wahyu pertama, Nabi mulai berdakwah kepada keluarga dan sahabat terdekatnya, sebelum akhirnya menyebarkan Islam secara terbuka.

Nuzulul Quran memiliki makna mendalam bagi umat Islam. Selain memperingati turunnya wahyu, momentum ini juga menjadi pengingat untuk semakin mendekatkan diri kepada Al-Quran, membaca, memahami, dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, di bulan Ramadan, umat Islam dianjurkan memperbanyak membaca Al-Quran, mengkajinya, serta mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.