Yahya Sukamdani | Senin, 10/02/2025
Foto Masjid nabawi (pexel)
Terasmuslim.com - Ibadah Haji dan Umrah mempunyai rukun yang perlu diketahui umat muslim.
Berikut perbedaan antara rukun haji dan rukun umrah secara rinci:
- Rukun Haji
Rukun haji adalah bagian wajib yang harus dilaksanakan. Jika salah satu rukun ditinggalkan, ibadah hajinya tidak sah.
Rukun Haji (5 Rukun)
- Ihram: Berniat untuk melaksanakan haji di miqat.
- Wukuf di Arafah: Berdiam diri di Padang Arafah pada 9 Dzulhijjah, mulai dari waktu Zuhur hingga Maghrib. Ini adalah puncak haji.
- Thawaf Ifadah: Mengelilingi Ka`bah sebanyak 7 kali setelah wukuf di Arafah.
- Sa’i: Berlari kecil atau berjalan antara bukit Shafa dan Marwah sebanyak 7 kali.
- Tahallul: Memotong atau mencukur rambut sebagai tanda keluar dari ihram.
Catatan:
- Semua rukun haji harus dilakukan dengan tertib (berurutan).
- Rukun Umrah
Rukun umrah lebih sedikit dibandingkan haji dan bisa dilakukan kapan saja sepanjang tahun.
Rukun Umrah (4 Rukun)
- Ihram: Berniat untuk melaksanakan umrah di miqat.
- Thawaf: Mengelilingi Ka`bah sebanyak 7 kali.
- Sa’i: Berlari kecil atau berjalan antara Shafa dan Marwah sebanyak 7 kali.
- Tahallul: Memotong atau mencukur rambut sebagai tanda keluar dari ihram.
Perbedaan Utama
- Haji
- Waktu Pelaksanaan : Terbatas (8–12 Dzulhijjah)
- Durasi : 5–6 hari (intinya), total 25–40 hari
- Rukun Tambahan : Wukuf di Arafah
- Kewajiban Tambahan : Mabit di Muzdalifah dan Mina, lempar jumrah
- Umrah
- Waktu Pelaksanaan : Bisa dilakukan sepanjang tahun
- Durasi : 4–5 jam (ibadah inti)
- Rukun Tambahan : Tidak ada
- Kewajiban Tambahan : Tidak ada