• UMRAH & HAJI

Perlu Diketahui Durasi Ibadah Umrah Dan Haji

Yahya Sukamdani | Senin, 10/02/2025
Perlu Diketahui Durasi Ibadah Umrah Dan Haji Ilustrasi durasi ibadah umrah dan haji

Terasmuslim.com - Perlu diketahui untuk melaksanakan ibadah haji dan umrah mempunyai durasi yang tidak sama.

Perbedaan durasi ibadah umrah dan haji, berikut penjelasannya:

  1. Durasi Ibadah Umrah

Total waktu perjalanan umrah biasanya berkisar 7–9 hari. Berikut rinciannya:

Hari ke-1: Keberangkatan

  • Berangkat dari negara asal menuju Jeddah atau Madinah.
  • Jika tiba di Madinah, jemaah akan memulai dengan ziarah dan salat di Masjid Nabawi selama 2–3 hari.

Hari ke-2 hingga ke-4: Ziarah di Madinah (opsional)

  • Ziarah ke beberapa tempat seperti:
    • Raudhah (Masjid Nabawi)
    • Makam Nabi Muhammad SAW
    • Jabal Uhud, Masjid Quba, dan Masjid Qiblatain

Hari ke-5: Menuju Makkah dan Memulai Ibadah Umrah

  • Berangkat dari Madinah ke Makkah (6–7 jam perjalanan darat).
  • Memulai ihram di miqat (misalnya Bir Ali atau Yalamlam).
  • Setibanya di Makkah, jemaah langsung melaksanakan rangkaian inti ibadah umrah, yaitu:
    1. Thawaf (mengelilingi Ka’bah 7 kali)
    2. Sa’i (berlari kecil antara Shafa dan Marwah 7 kali)
    3. Tahallul (memotong rambut)
    4. Shalat sunnah di depan Ka’bah (jika memungkinkan)

Hari ke-6 hingga ke-8: Ibadah dan Ziarah di Makkah

  • Melakukan ibadah di Masjidil Haram (thawaf sunnah, salat, dzikir).
  • Ziarah di sekitar Makkah:
    • Jabal Nur (Gua Hira)
    • Jabal Tsur
    • Padang Arafah
    • Muzdalifah dan Mina

Hari ke-9: Kepulangan

  • Thawaf Wada’ (perpisahan) sebelum kembali ke negara asal.

 

  1. Durasi Ibadah Haji

Total waktu perjalanan haji dapat berlangsung antara 25–40 hari, tergantung jenis haji yang diikuti:

  • Haji Reguler: 30–40 hari
  • Haji Plus (biaya lebih tinggi, waktu lebih singkat): 25–30 hari

Rangkaian Utama Ibadah Haji (8–12 Dzulhijjah)

Berikut rincian waktu pelaksanaan inti:

Hari ke-1 (8 Dzulhijjah – Tarwiyah)

  • Jemaah menuju Mina untuk mabit (bermalam).
  • Mengisi waktu dengan salat, dzikir, dan istirahat.

Hari ke-2 (9 Dzulhijjah – Wukuf di Arafah)

  • Berangkat dari Mina ke Arafah sebelum Zuhur.
  • Melakukan wukuf di Arafah, puncak ibadah haji.
  • Wukuf berlangsung dari Zuhur hingga Maghrib.
  • Setelah Maghrib, jemaah menuju Muzdalifah untuk mabit (menginap sebentar) dan mengumpulkan kerikil untuk jumrah.

Hari ke-3 (10 Dzulhijjah – Hari Nahr)

  • Berangkat ke Mina untuk melontar jumrah Aqabah (jumrah besar).
  • Dilanjutkan dengan tahallul awal (memotong rambut).
  • Setelah tahallul, jemaah bisa melepas ihram dan kembali ke pakaian biasa.
  • Melakukan thawaf ifadah dan sa’i di Masjidil Haram (bisa dilakukan hari ini atau keesokan harinya).

Hari ke-4 hingga ke-5 (11–12 Dzulhijjah – Hari Tasyrik)

  • Melontar jumrah (Ula, Wusta, dan Aqabah) setiap hari di Mina.
  • Jemaah yang mengikuti nafar awal akan meninggalkan Mina pada 12 Dzulhijjah.
  • Jemaah yang mengikuti nafar tsani akan tetap bermalam di Mina dan melontar jumrah hingga 13 Dzulhijjah.

Hari ke-6: Thawaf Wada’ dan Kepulangan

  • Melakukan thawaf wada’ (perpisahan) di Masjidil Haram sebelum pulang ke negara asal.