• TOUR & TRAVEL

Makna Sejarah Mina Dan Muzdalifah

Yahya Sukamdani | Jum'at, 17/01/2025
Makna Sejarah Mina Dan Muzdalifah Ilustrasi gambar Mina dan Muzdalifah selama musim haji

Terasmuslim.com - Mina dan Muzdalifah adalah dua lokasi penting dalam rangkaian ibadah haji yang terletak di sekitar Makkah, Arab Saudi. Keduanya memiliki makna sejarah dan ritual yang mendalam dalam perjalanan haji.

1. Mina:

  • Lokasi: Terletak sekitar 7 km sebelah timur Makkah.
  • Signifikansi: Mina adalah tempat pelaksanaan lempar jumrah yang merupakan bagian dari ritual haji. Jemaah melempar batu ke tiga pilar yang melambangkan pengusiran setan:
    • Jumrah Ula (pilar pertama)
    • Jumrah Wusta (pilar tengah)
    • Jumrah Aqabah (pilar terbesar)
  • Peristiwa Bersejarah: Tempat ini dipercaya sebagai lokasi di mana Nabi Ibrahim diuji oleh Allah SWT untuk menyembelih putranya, Nabi Ismail, dan setan berusaha mengganggunya, namun berhasil diusir dengan lemparan batu.
  • Tenda Putih: Mina dipenuhi dengan tenda-tenda putih yang berfungsi sebagai tempat bermalam bagi jemaah haji selama hari-hari Tasyriq (11-13 Dzulhijjah).

2. Muzdalifah:

  • Lokasi: Terletak antara Arafah dan Mina, sekitar 9 km dari Mina.
  • Signifikansi: Setelah wukuf di Arafah pada 9 Dzulhijjah, jemaah bergerak ke Muzdalifah untuk melakukan mabit (bermalam) dan mengumpulkan batu kerikil yang akan digunakan untuk lempar jumrah di Mina.
  • Peristiwa Bersejarah: Muzdalifah adalah tempat Nabi Muhammad SAW pernah beristirahat dalam perjalanan haji terakhirnya.
  • Ritual:
    • Bermalam di Muzdalifah setelah wukuf di Arafah.
    • Mengumpulkan kerikil sebanyak 49 atau 70 butir untuk lempar jumrah.