
Ilustrasi - kuburan (Foto: Ist)
Jakarta, Terasmuslim.com - Alam kubur merupakan fase pertama yang akan dilalui setiap manusia setelah meninggal dunia sebelum memasuki hari kebangkitan.
Dalam ajaran Islam, keadaan seseorang di alam kubur dipengaruhi oleh amal yang dikerjakan selama hidup di dunia.
Karena itu, Rasulullah SAW menganjurkan umat Islam untuk memperbanyak amalan saleh yang dapat menjadi bekal setelah kematian.
Beberapa amalan bahkan disebut dalam Al-Qur`an dan hadis sebagai penyebab datangnya rahmat Allah, penghapus dosa, hingga pemberi syafaat di alam kubur.
Salah satu amalan yang paling sering disebut dalam hadis adalah membaca Surah Al-Mulk. Surah yang terdiri dari 30 ayat ini disebut sebagai pemberi syafaat bagi orang yang rutin membacanya.
Rasulullah SAW bersabda:
إِنَّ سُورَةً مِنَ الْقُرْآنِ ثَلَاثُونَ آيَةً شَفَعَتْ لِرَجُلٍ حَتَّى غُفِرَ لَهُ، وَهِيَ: تَبَارَكَ الَّذِي بِيَدِهِ الْمُلْكُ
Artinya: "Sesungguhnya ada satu surah dalam Al-Qur`an yang terdiri dari tiga puluh ayat, yang memberi syafaat kepada seseorang hingga dosanya diampuni, yaitu Surah Tabarak (Al-Mulk)." (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi).
Dalam riwayat lain disebutkan bahwa Surah Al-Mulk menjadi pelindung dari azab kubur bagi orang yang membacanya secara istiqamah.
Sedekah termasuk amalan yang pahalanya sangat besar. Selain membantu sesama, sedekah juga menjadi sebab datangnya pertolongan Allah SWT.
Rasulullah SAW bersabda:
الصَّدَقَةُ تُطْفِئُ الْخَطِيئَةَ كَمَا يُطْفِئُ الْمَاءُ النَّارَ
Artinya: "Sedekah dapat menghapus dosa sebagaimana air memadamkan api." (HR. Tirmidzi).
Sedekah yang dilakukan dengan ikhlas menjadi salah satu bekal terbaik yang akan terus mendatangkan manfaat bagi seorang muslim, bahkan setelah meninggal dunia.
Amalan yang pahalanya terus mengalir setelah kematian dikenal sebagai amal jariyah.
Rasulullah SAW bersabda:
إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَنْهُ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثٍ: صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ، أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ، أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ
Artinya: "Apabila seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalnya kecuali tiga perkara: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak saleh yang mendoakannya." (HR. Muslim).
Hadis ini menunjukkan bahwa amal yang manfaatnya terus dirasakan orang lain akan menjadi bekal hingga di alam kubur.
Salat merupakan amal pertama yang akan dihisab pada Hari Kiamat. Orang yang menjaga salatnya juga dijanjikan berbagai keutamaan oleh Allah SWT.
Allah SWT berfirman:
وَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ وَآتُوا الزَّكَاةَ وَارْكَعُوا مَعَ الرَّاكِعِينَ
Artinya: "Dirikanlah salat, tunaikanlah zakat, dan rukuklah bersama orang-orang yang rukuk." (QS. Al-Baqarah: 43).
Salat yang dikerjakan dengan khusyuk menjadi cahaya bagi seorang mukmin, baik ketika hidup maupun setelah meninggal dunia.
Membaca Al-Qur`an bukan hanya mendatangkan pahala, tetapi juga menjadi pemberi syafaat pada Hari Kiamat.
Rasulullah SAW bersabda:
اقْرَءُوا الْقُرْآنَ فَإِنَّهُ يَأْتِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ شَفِيعًا لِأَصْحَابِهِ
Artinya: "Bacalah Al-Qur`an, karena sesungguhnya ia akan datang pada hari kiamat sebagai pemberi syafaat bagi orang yang membacanya." (HR. Muslim).
Kebiasaan membaca dan mengamalkan Al-Qur`an menjadi salah satu bekal yang akan memberikan manfaat besar bagi seorang muslim.
Dzikir membuat hati menjadi tenang sekaligus memperbanyak pahala.
Allah SWT berfirman:
الَّذِينَ آمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ ۗ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ
Artinya: "Yaitu orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram." (QS. Ar-Ra`d: 28).
Dzikir yang dilakukan secara rutin menjadi salah satu bentuk ibadah yang mendekatkan seorang hamba kepada Allah SWT.
TAGS : Info Keislaman Amalan Sunah Alam Kubur Kitab Al-Qur`an