
Ilustrasi speaker masjid
Terasmuslim.com - Islam adalah agama yang sangat menjunjung tinggi kedamaian serta kenyamanan bagi setiap manusia, baik di dalam maupun di luar masjid. Rasulullah SAW pernah mengingatkan para sahabat agar tidak saling mengeraskan bacaan Al-Qur`an secara berlebihan hingga mengganggu orang lain yang sedang salat. Prinsip dasar ini menjadi fondasi penting dalam mengatur penggunaan pengeras suara masjid agar tetap berada dalam koridor maslahat.
Syariat menekankan bahwa hak tetangga masjid untuk mendapatkan ketenangan harus tetap dihormati sebagaimana mestinya sesuai tuntunan akhlak. Suara azan memang wajib dikumandangkan keluar sebagai syiar, namun untuk zikir atau pengajian, para ulama menyarankan penggunaan pengeras suara dalam. Hal ini bertujuan agar saudara kita yang sedang sakit, istirahat, atau beribadah di rumah tidak merasa terbebani secara mental.
Apabila kita merasa terganggu saat sedang beribadah di rumah, sikap pertama yang harus dikedepankan adalah melapangkan dada dengan kesabaran. Ingatlah bahwa suara yang terdengar adalah kalimat-kalimat Allah yang pada hakikatnya mengandung keberkahan bagi lingkungan sekitar. Jadikan suara tersebut sebagai latar belakang zikir pribadi untuk membantu membangun suasana spiritual yang lebih kental di dalam hunian.
Namun, jika gangguan tersebut dirasakan sangat berlebihan dan mengurangi kekhusyukan secara signifikan, diperbolehkan untuk melakukan dialog yang santun. Sampaikan keberatan kepada pengurus masjid dengan cara yang makruf tanpa harus menyulut api perpecahan antarumat beragama. Islam mengajarkan musyawarah sebagai jalan keluar terbaik untuk mencapai mufakat yang mendinginkan hati semua pihak.
Dalam Al-Qur`an, Allah SWT memerintahkan kita untuk berdoa dan berdzikir dengan suara yang lembut serta tidak melampaui batas. Ketentuan ini berlaku bagi individu maupun pengelola masjid agar niat baik menyebarkan agama tidak justru menimbulkan antipati dari masyarakat. Keindahan syiar Islam akan lebih terasa apabila dibarengi dengan empati terhadap kondisi sosial yang beragam di sekeliling kita.
Pada akhirnya, mari kita jadikan isu pengeras suara ini sebagai momentum untuk mempererat ukhuwah Islamiyah melalui sikap saling pengertian. Masjid yang makmur adalah masjid yang mampu menghidupkan hati jamaahnya tanpa merampas ketenangan warga di sekitarnya. Dengan saling menghargai, ibadah di rumah maupun di masjid akan berjalan selaras menuju rida Allah SWT.