KEISLAMAN

Hasad kepada Orang Lain, Bolehkah dalam Islam?

Yahya Sukamdani| Senin, 28/07/2025
Hasad adalah sifat tercela yang sangat dilarang. Ilustrasi hasad (Foto:AI)

Terasmuslim.com - Perasaan iri hati terhadap orang lain kerap muncul dalam kehidupan sehari-hari, terutama ketika melihat seseorang memperoleh kesuksesan, harta, jabatan, atau kelebihan lainnya. Namun, dalam pandangan Islam, hasad atau iri hati bukan sekadar perasaan biasa. Ia adalah penyakit hati yang berbahaya dan sangat dikecam oleh syariat.

Hasad didefinisikan sebagai keinginan agar nikmat yang dimiliki orang lain hilang, baik karena tidak ingin melihatnya bahagia atau berharap nikmat itu berpindah kepada diri sendiri. Sikap ini dikategorikan sebagai salah satu sifat tercela yang dapat merusak amal kebaikan.

Rasulullah ﷺ bersabda:

"Hindarilah hasad, karena hasad dapat memakan kebaikan sebagaimana api memakan kayu bakar."
(HR. Abu Dawud)

Baca juga :

Hadits ini menjadi peringatan tegas bahwa hasad bukan hanya merugikan orang lain, tapi juga dapat menghanguskan pahala seseorang. Bahkan dalam Surah Al-Falaq ayat 5, Allah memerintahkan manusia untuk berlindung dari kejahatan orang yang dengki:

"Dan dari kejahatan orang yang dengki ketika ia dengki."

Para ulama menjelaskan bahwa hasad adalah pintu menuju dosa-dosa lain, seperti ghibah, suudzon, fitnah, dan permusuhan antar sesama. Karena itu, Islam memerintahkan umatnya untuk menjaga hati dari sifat iri dan dengki, serta menggantinya dengan rasa syukur dan doa kebaikan untuk orang lain.

Namun Islam membedakan antara hasad dan ghibthah. Ghibthah adalah rasa ingin memiliki kenikmatan seperti yang dimiliki orang lain tanpa menginginkan nikmat itu hilang dari dirinya. Ghibthah diperbolehkan, terutama dalam hal kebaikan, seperti ilmu, amal saleh, dan sedekah.

Rasulullah ﷺ bersabda:

"Tidak boleh hasad kecuali kepada dua orang: orang yang diberi Allah ilmu lalu diamalkan dan diajarkan, serta orang yang diberi harta lalu diinfakkan di jalan Allah."
(HR. Bukhari dan Muslim)

Dengan demikian, hasad kepada orang lain secara syariat adalah perbuatan yang haram dan wajib dijauhi. Islam mengajarkan untuk menjaga hati tetap bersih, bersyukur atas nikmat yang ada, dan berlomba-lomba dalam kebaikan, bukan dalam rasa dengki.

TAGS : Info Keislaman hasad Rasulullah SAW

Terkini