KEISLAMAN

Apakah Boleh Baca Doa Nabi Yunus Saat Haid?

Vaza Diva Fadhillah Akbar| Selasa, 15/07/2025
Tidak ada larangan membaca doa Nabi Yunus atau doa lainnya bagi perempuan haid Ilustrasi - perempuan sedang haid (Foto: Bincangsyariah)

Jakarta, Terasmuslim.com - Pertanyaan tentang boleh tidaknya membaca doa Nabi Yunus saat haid sering menjadi keresahan di kalangan Muslimah.

Banyak perempuan ingin tetap dekat dengan Allah SWT meskipun sedang dalam keadaan tidak suci secara fisik. Buya Yahya, Pengasuh LPD Al-Bahjah, memberikan penjelasan yang menenangkan.

Dalam sebuah ceramah yang diunggah di kanal YouTube Al-Bahjah yang dikutip pada Senin (14/7), beliau menyampaikan bahwa wanita haid tetap bisa meraih pahala besar dengan amalan-amalan seperti zikir dan doa.

"Perempuan yang sedang haid tetap boleh berzikir dan berdoa, termasuk membaca doa Nabi Yunus, meskipun berasal dari ayat Al-Qur’an," ujar Buya Yahya. Hal yang dilarang hanyalah salat, puasa, menyentuh mushaf, membaca Al-Qur’an sebagai tilawah, dan berdiam di masjid.

Baca juga :

Doa Nabi Yunus yang sering diamalkan adalah:

لَا إِلَٰهَ إِلَّا أَنتَ سُبْحَٰنَكَ إِنِّى كُنتُ مِنَ ٱلظَّٰلِمِينَ

Lā ilāha illā anta subḥānaka innī kuntu minaẓ-ẓālimīn

Artinya: "Tidak ada Tuhan selain Engkau, Mahasuci Engkau. Sungguh, aku termasuk orang-orang yang zalim."

Meski doa ini berasal dari Al-Qur’an, selama tidak dibaca dengan niat tilawah dan tanpa menyentuh mushaf, maka tetap boleh diamalkan oleh wanita haid.

Buya Yahya bahkan menganjurkan agar doa-doa seperti ini terus dibaca agar hati tetap hidup.

Ia juga menyarankan agar kaum perempuan tetap bangun di sepertiga malam meskipun tidak salat, lalu memperbanyak zikir dan doa di waktu mustajab tersebut.

“Bangunlah meskipun tidak bisa tahajud, duduk dan berzikir di tempat yang suci. Itu juga ibadah,” jelas Buya.

Sebelum tidur pun, wanita haid disarankan membaca ayat kursi, surah Al-Falaq dan An-Nas sebagai bentuk perlindungan diri.

“Meski tidak salat, insyaAllah pahalanya besar bila dilakukan dengan niat tulus,” tambahnya.

Buya juga menekankan pentingnya menjaga kesucian hati meski badan tidak dalam keadaan suci. Dengan terus berzikir, bershalawat, membaca Asmaul Husna, dan doa-doa lainnya, maka ruhani tetap terhubung kepada Allah SWT.

“Zikir bukan hanya ganti dari ibadah lain, tapi juga pengakuan bahwa kita hamba yang butuh Allah,” tegasnya.

TAGS : Muslimah Doa Nabi Yunus haid

Terkini